Kandang Ayam di Sempu Blora Terbakar, Peternak Tekor Rp 1,8 Miliar

Kandang Ayam di Sempu Blora Terbakar, Peternak Tekor Rp 1,8 Miliar

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB
Kondisi kandang ayam di Dukuh Ngronggah, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Blora terbakar akibat korsleting dinamo blower.
Kondisi kandang ayam di Dukuh Ngronggah, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Blora terbakar akibat korsleting dinamo blower. Foto: Dok. Kapolsek Kunduran, AKP Budi Santoso
Blora -

Kandang ayam di Dukuh Ngronggah, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran Blora ludes terbakar. Akibatnya 30 ribu ekor ayam mati terpanggang hingga kerugian ditaksir Rp 1,8 miliar.

"Diketahui sekitar pukul 19.00 WIB, telah terjadi kebakaran kandang ayam di Dukuh Ngronggah, RT 001, RW 001, Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora," ungkap TRC BPBD Blora, Agung Triyono, saat dihubungi detikJateng, Rabu (9/9/2026).

Agung menambahkan, kandang tersebut milik Djarjono (72) warga setempat. Kebakaran tersebut diketahui saat saksi I Mulyono (47) sedang berada di dalam gudang penyimpanan pakan ayam sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian Mulyono mendengar suara ledakan di bagian kandang II sebelah selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu saksi I (Mulyono) keluar untuk melakukan pengecekan dan didapati bahwa di bagian kandang II bagian tengah terdapat letupan seperti benda terbakar," terang Agung.

"Kemudian Mulyono berteriak meminta tolong teman-temannya dan berusaha memadamkan api, tetapi api terlalu besar sehingga api susah untuk dipadamkan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Kemudian warga lainnya bernama Muhammad Setyo Rojiin berlari keluar minta tolong kepada warga, tidak lama kemudian warga berdatangan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kunduran serta ke BPBD/Damkar.

"Menindaklanjuti informasi masuk tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora bersama Damkar Satpol PP Blora mendatangi lokasi kejadian dan melaksanakan pemadaman, pemadaman berjalan dengan lancar dan aman," terang Agung.

Sementara itu, Kapolsek Kunduran, AKP Budi Santoso, mengatakan bahwa anggota Polsek Kunduran dengan didampingi Perangkat Desa Sempu melakukan olah TKP serta meminta keterangan para saksi. Dapat diketahui bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik pada dinamo blower.

"Menerangkan bahwa awal mula munculnya api dari kandang II sebelah selatan yang diduga dari korsleting listrik dinamo blower," jelas Budi.

Adapun kerugian yaitu kandang ayam I dengan panjang 54 meter lebar 12 meter, kandang ayam II panjang 38 meter lebar 12 meter. 30 ribu ekor ayam berumur 1 minggu, 20 unit blower, 4 disel, tempat pakan ayam, ratusan karung pakan ayam, pemanas, pompa air, TV, CCTV, genset hingga toren.

"Adapun kandang yang terbakar berjumlah 2. Sebanyak 30 ribu ekor ayam berumur 1 minggu terbakar.Atas peristiwa tersebut korban mengalami total kerugian kurang lebih sebesar Rp 1,8 miliar. Korban jiwa nihil," ucap dia.



(apl/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads