Polisi Buru Maling Sikat Duit Rp 208 Juta dalam Mobil di Kudus

Polisi Buru Maling Sikat Duit Rp 208 Juta dalam Mobil di Kudus

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 09 Sep 2026 06:21 WIB
Polisi saat mendatangi lokasi pencurian di mobil depan Gudang Keramik 46, Jalan Lingkar Ngembal, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Senin kemarin.
Polisi saat mendatangi lokasi pencurian di mobil depan Gudang Keramik 46, Jalan Lingkar Ngembal, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Senin kemarin. Foto: Dok. Polres Kudus
Solo -

Seorang pria menjadi korban pencurian di Kabupaten Kudus. Maling menggondol uang ratusan juta dan satu unit laptop, dengan modus yang digunakan mengempiskan ban mobil korban.

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Happy Nawang Kuncoro, mengatakan pencurian itu terjadi pada Senin (7/8). Korban diketahui Dwi Irwan.

"Iya benar, peristiwa itu terjadi di depan Gudang Keramik 46, Jalan Lingkar Ngembal, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Senin siang kemarin," kata Happy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Happy, insiden berawal dari korban yang baru saja mengambil uang tunai di salah satu bank di Jalan Jendral Sudirman Kudus. Korban lantas berkendara menuju Gudang Keramik 46 untuk mengambil barang yang sudah dibeli.

ADVERTISEMENT

"Setibanya di lokasi, korban memarkirkan kendaraannya di depan gudang. Korban kemudian masuk ke dalam gudang untuk menyerahkan nota pembelian kepada penjaga gudang," jelasnya.

Maling Beraksi Saat Ban Mobil Kempis

Saat hendak kembali ke mobil itulah, korban mendengar ada suara desisan dari ban belakang sebelah kiri. Saat melongoknya, korban melihat bannya ternyata bocor.

Ketika berniat mengambil dongkrak, korban mendapati pintu mobil depan sebelah kanan sudah terbuka.

"Setelah dilakukan pengecekan, tas berisi uang tunai Rp 208 juta dan satu unit laptop sudah raib," ujarnya.

Happy melanjutkan, polisi yang menerima laporan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi mata.

"Petugas sudah melakukan olah TKP, mencari barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Kami juga melakukan pendalaman terhadap sejumlah petunjuk yang ada," jelasnya.

Dijelaskan Happy, pelaku pencurian masih diburu polisi. Termasuk melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Mohon waktu, tim masih bekerja di lapangan," ungkap dia.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads