Kepsek dan Guru SD di Pekalongan 2 Kali Terekam CCTV Lagi Indehoy

Kepsek dan Guru SD di Pekalongan 2 Kali Terekam CCTV Lagi Indehoy

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 08 Sep 2026 20:34 WIB
Couple lying in bed while someone is watching in front of the door
Ilustrasi guru dan kepsek ketahuan selingkuh. Foto: iStock
Pekalongan -

Kepala SD dan guru di Desa Langkap, Kedungwuni, Pekalongan terekam sedang melakukan hubungan seks di ruang sekolah dari CCTV yang dibeli komite sekolah. Sejoli selingkuh itu ternyata dua kali terekam CCTV sedang indehoy.

"Ya, dari hasil CCTV itu ditemukan dua rekaman berdasarkan kecurigaan komite sekolah. Akhirnya kan memantau setiap hari yang dicurigai. Nah, terjadilah saat itu. Ada kecurigaan, akhirnya dimonitor, ternyata terjadi," kata tokoh masyarakat Kedungwuni, Saim (46) saat dihubungi detikJateng, Selasa (8/9/2026).

Salah satunya ialah seperti yang viral di media sosial, sementara satu lagi dinilai lebih vulgar. Rekaman yang dinilai lebih vulgar disebut masih disimpan dalam flashdisk dan diamankan oleh pihak sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rekaman lebih vulgar telah diamankan, agar tidak tersebar," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Saim menyebut CCTV dipasang oleh komite sekolah karena curiga dengan hubungan sejoli itu. Komite sekolah membeli CCTV itu dengan iuran.

"CCTV tersebut, dibeli secara patungan dengan biaya sekitar Rp 200 ribu," ungkapnya.

CCTV yang digunakan, dikatakan, lanjut Saim, merupakan kamera portabel dan dipasang sekitar akhir Juli 2026 atau tepatnya sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS). Pemasangannya pun, tidak diketahui oleh kedua oknum ASN tersebut, bahkan di posisikan tersembunyi.

Pasangan Selingkuh

Sebelumnya diberitakan video berdurasi 21 detik, viral di sosial media. Adegan aksi tidak lantas itu, diketahui belakangan seorang kepala sekolah dan guru, yang dilakukan di salah satu ruangan.

Atas viralnya itu, Pemkab Pekalongan membentuk tim untuk menentukan langkah sanksi berikutnya. Saat ini, kedua ASN tersebut sudah tidak bertugas di sekolah setempat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, membenarkan jika pelaku mesum dalam rekaman CCTV itu adalah oknum kepala sekolah dan oknum guru di Kabupaten Pekalongan.

Dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi di awal Agustus 2026. Ia menyatakan pihak Disdikbud telah menindak tegas keduanya.

"Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus. Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan 'kandangkan' di dinas. Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh," kata Kholid, Jumat (4/9).

Padahal, menurut Kholid, masing-masing diketahui sudah menjalin rumah tangga. Kabar keduanya menjalin hubungan khusus sedianya sudah lama tercium oleh guru dan karyawan di SD setempat. Bahkan, bisa dibilang terlalu vulgar.

Untuk membuktikan aktivitas hubungan khusus tersebut, sekolah memasang CCTV.

"Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar," kata Kholid.



(afn/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads