Satu mobil polisi dilaporkan mengalami kerusakan saat melerai bentrokan dua kelompok pesilat di Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengatakan mobil polisi yang mengalami kerusakan merupakan milik unit Satlantas Polres Sukoharjo.
"Korban (mobil) Kasat Lantas, itu mobilnya penyok," kata Anggaito saat dihubungi detikJateng, Senin (7/9/2026).
Bentrokan itu terjadi dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB. Bentrokan sempat berhenti sekira pukul 01.30 WIB, karena salah satu perguruan silat memilih mundur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, massa dari perguruan silat satunya memilih bertahan, hingga dibubarkan oleh pihak kepolisian. Kapolres mengatakan, ada satu orang yang diamankan dalam kejadian itu.
"Ada yang diamankan 1 orang bawa sajam," ucapnya.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Polokarto AKP Sri Haryanto, mengatakan hingga subuh tadi suasana di Desa Mranggen sudah kondusif. Hingga siang ini belum ada korban yang melaporkan atas kejadian tersebut.
"Sementara belum ada laporan (korban) dari masing-masing pihak, kita juga masih menunggu. Infonya ada (rumah yang rusak), tapi ini belum ada laporan resmi. Kita menunggu informasi dari Intel yang melakukan pendataan," kata Sri Haryanto.
Diberitakan sebelumnya, Dua kelompok perguruan silat terlibat bentrokan di Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo. Detik-detik video tawuran tersebut viral di media sosial, usia diunggah akun Instagram @infocegatansolo.fb.
Dalam video yang beredar, terdengar suara letusan kembang api. Bahkan ada kembang api yang meletus di tanah. Dalam potongan yang lain, sejumlah pria nampak berlarian dengan membawa tongkat panjang.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membenarkan kejadian itu. Bentrokan terjadi antar dua perguruan silat. Kejadian itu terjadi dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB.
"Iya, PN sama PSHT," kata Anggaito, saat dihubungi detikJateng, Senin (7/9/2026).
Baca juga: Gempa M 2,9 Terjadi di Cilacap Siang Ini |
(afn/ahr)
