Bayi Laki-laki Dibuang di Kebun Pisang Pinggir Jalan Kudus

Bayi Laki-laki Dibuang di Kebun Pisang Pinggir Jalan Kudus

Dian Utoro Aji - detikJateng
Jumat, 04 Sep 2026 15:39 WIB
TKP bayi laki-laki dibuang di kebun pisang pinggir jalan Desa Pasuruhan Kidul, Jati, Kudus. Foto diunggah Jumat (4/9/2026).
TKP bayi laki-laki dibuang di kebun pisang pinggir jalan Desa Pasuruhan Kidul, Jati, Kudus. Foto diunggah Jumat (4/9/2026). Foto: dok. Polres Kudus
Kudus -

Bayi dengan jenis kelamin laki-laki ditemukan di kebun pisang pinggir jalan Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan kasus penemuan bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya.

"Bayi tersebut ditemukan berada di area kebun pisang di sekitar permukiman warga," kata Kapolsek Jati, AKP Subkhan, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).

Dia mengatakan bayi itu ditemukan oleh warga sekira pukul 09.00 WIB. Awalnya, warga mengira jika ada boneka di pinggir jalan. Akan tetapi setelah dicek ternyata bayi laki-laki yang masih hidup di pinggir jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya warga mendengar adanya tangisan bayi di pinggir jalan, setelah dicek benar bayi dan lapor kepada kami," ujar Subkhan.

ADVERTISEMENT

"Saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan hidup sehingga warga kemudian mengevakuasinya ke salah satu rumah warga di Desa Pasuruhan Kidul untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan sementara. Bayi sempat dibawa ke rumah warga untuk dibersihkan, saya azan, dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut," lanjut dia.

Dia mengatakan bayi itu diperkirakan baru lahir. Setelah itu diduga dibuang oleh orang tuanya. Mendapati laporan ini, polisi pun melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku nekat membuang bayi tersebut.

"Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut dan memastikan kronologi sebenarnya," terang dia.

Subkhan mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk memeriksa para saksi yang ada di lokasi.

"Kami mengumpulkan informasi awal dari masyarakat sekitar yang diharapkan dapat membantu mengungkap keberadaan orang tua maupun pihak yang mengetahui peristiwa tersebut," jelasnya.

Ia memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap secara terang peristiwa penemuan bayi tersebut, sekaligus memastikan keselamatan dan hak-hak bayi tetap menjadi perhatian utama.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads