Momen Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Pasar Njarsari

Momen Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Pasar Njarsari

Inkana Putri - detikJateng
Kamis, 03 Sep 2026 18:23 WIB
Bupati Batang M Faiz Kurniawan
Foto: Pemkab Batang
Jakarta -

Film Alas Roban yang telah ditonton lebih dari 2 juta orang di bioskop akan diadaptasi menjadi serial di Netflix. Proses syuting Alas Roban The Series berlangsung di Pasar Njarsari, Desa Plelen, Kabupaten Batang.

Menariknya, proses syuting hari ini tampak berbeda karena Bupati Batang M Faiz Kurniawan ikut menjadi salah satu pemeran. Faiz beradu akting dengan Michelle Ziudith Waselly dan memerankan dirinya sendiri sebagai Bupati Batang yang sedang beraktivitas di pasar.

Pengalaman pertama di depan kamera perfilman nasional diakui Faiz memberikan tantangan tersendiri. Ia menyebut proses ini jauh berbeda dibanding saat merancang program promosi daerah yang biasa ia lakoni sehari-hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum pernah, baru ini. Biasanya untuk promosi, untuk kegiatan di Kabupaten Batang saja. Tapi ini tadi menurut saya lebih susah," ungkap Faiz dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

Demi memberikan performa terbaik, Faiz mengaku meluangkan waktu latihan secara mandiri sebelum masuk ke set syuting. "Sudah di depan kaca," ungkapnya.

Momen paling berkesan diakui Faiz terjadi saat harus melakoni adegan fisik yang melibatkan kontak langsung dengan lawan mainnya. Ia pun menggambarkan sensasi harus beradu adegan hingga sempat bertabrakan dengan aktor lain.

"Rasanya kayak ketabrak meteor," ujarnya.

Meski harus mengalami adegan tak terduga tersebut, ia mengaku tetap tenang dan menikmati prosesnya tanpa merasa canggung. "Enggak sih," tambahnya.

Aksi Faiz mengambil peran cameo bukan sekadar untuk menjajal dunia seni peran, melainkan menjadi strategi kreatif dalam mengangkat potensi wilayahnya ke tingkat global.

Lewat tayangan serial ini, ia berharap kekayaan sejarah, budaya, serta daya tarik Kabupaten Batang mampu menjangkau audiens yang lebih luas.

"Harapannya semakin bisa mengenalkan Batang dengan segala tradisi, sejarah, dan akar budayanya," tutur Faiz.

(akd/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads