Heboh Pria Ditemukan Tewas Dalam Bilik ATM di Jetis Karanganyar

Heboh Pria Ditemukan Tewas Dalam Bilik ATM di Jetis Karanganyar

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Rabu, 26 Agu 2026 15:26 WIB
Ilustrasi TKP
Ilustrasi penemuan mayat dalam ATM di Karanganyar. Foto: Getty Images/gorodenkoff
Karanganyar -

Seorang pria ditemukan tewas di ruang mesin ATM di Jalan Solo-Sragen, Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar. Dalam unggahan akun Instagram @beritasolohariini, memperlihatkan dua foto dalam bentuk kolase.

Foto sisi kiri memperlihatkan sebuah mobil Daihatsu Grandmax putih dengan nomor polisi AD 9092 BV. Sementara di sebelahnya terdapat gambar pria terduduk di ruang mesin ATM.

"INFO WARGA: Ditemukan Mobil, Pengemudi Dikabarkan Meninggal di Dalam ATM
Beredar informasi mengenai seorang pengemudi yang dikabarkan meninggal dunia di dalam mobil di area ATM Balong, Jetis, Jaten, Karanganyar.nInformasi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada
pihak berwenang. Bagi warga yang mengenali kendaraan atau mengetahui keluarga pemiliknya, diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi kepada pihak keluarga.
Balong, Jetis, Jaten, Karanganyar
Sumber: Informasi warga," tulis dalam caption postingan @beritasolohariini, seperti yang dilihat detikJateng, Rabu (26/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Jaten, AKP Agus Susilo Utomo, membenarkan peristiwa itu. Pihaknya mendapatkan laporan sekira pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Korban diketahui bernama Wilson Aritonang (53) warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Klaten.

Peristiwa itu terjadi di dalam ruang ATM salah satu bank pelat merah di depan PT Sekar Lima, Jaten. Korban ditemukan oleh warga dan melaporkan kepada petugas satpam PT Sekar Lima.

"Saksi petugas jaga pos PT Sekar Lima didatangi orang, dan memberi tahu kalau di dalam ruang ATM Bank BNI ada orang yang tergeletak. Kemudian kedua saksi mengecek," kata Agus saat dihubungi awak media, Rabu (26/8).

Mendapati korban yang tidak bergerak, saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Jaten. Petugas kepolisian kemudian datang bersama petugas kesehatan.

Tim Inafis melakukan olah TKP, sementara tim petugas kesehatan melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tubuhnya belum kaku, diperkirakan meninggal setengah jam sebelum ditemukan," jelasnya.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal dunia karena aspeksia diduga serangan jantung," pungkasnya.



(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads