TK SD Islam Bani Pangestu, Dukuh Tirtomulyo, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Sragen dibobol Maling. Sejumlah benda berharga inventaris sekolah dilaporkan raib.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, peristiwa itu diketahui pagi tadi sekira pukul 06.45 WIB oleh Sartono. Saat itu pelapor datang untuk mematikan lampu sekaligus mengecek kegiatan ekstrakurikuler siswa.
Polisi yang menerima laporan tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan indikasi kuat bahwa pelaku masuk melalui bagian belakang sekolah. Pelaku diduga kemudian mencongkel jendela ruangan menggunakan benda keras hingga terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jejak pembobolan terlihat dari kondisi jendela depan ruangan yang telah rusak akibat congkelan. Sejumlah ruangan juga ditemukan dalam kondisi berantakan setelah barang-barang di dalamnya digeledah," kata Dewiana, dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Sabtu (22/8/2026).
Diduga pelaku yang diduga membobol sekolah pada malam, atau dini hari sebelum kejadian diketahui.
Dalam olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pembobolan, di antaranya satu batang besi bulat sepanjang sekitar 150 sentimeter, satu batang besi siku sepanjang sekitar 80 sentimeter serta dua buah grendel pintu.
"Total kerugian sementara ditaksir mencapai nilai yang cukup besar. Barang yang hilang meliputi lima laptop Asus Core i5, satu handycam Canon, satu proyektor Epson serta uang tunai sekitar Rp1,5 juta.
Lima laptop yang dilaporkan hilang memiliki nomor seri yang telah dicatat penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penelusuran barang hasil kejahatan," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Gesi Iptu Agus Warsito, mengatakan proses penyelidikan masih berjalan. Polisi memeriksa sejumlah saksi dan kamera CCTV untuk mengungkap pelaku pembobolan sekolah tersebut.
"Petugas juga tengah mendalami rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk mengenai identitas maupun pergerakan pelaku. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terus dilakukan," kata Agus.
Polisi kini memburu jejak pelaku dan mengembangkan bukti-bukti yang ditemukan di TKP. Penyelidikan terus dilakukan hingga titik terang identitas pelaku dan keberadaan barang-barang hasil pencurian berhasil ditemukan.
