Aksi Ajaib Bocah 2 Tahun di Wonosobo Panjat Atap bak Spiderman

Terpopuler Sepekan

Aksi Ajaib Bocah 2 Tahun di Wonosobo Panjat Atap bak Spiderman

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 22 Agu 2026 10:15 WIB
Viral balita 2 tahun naik genting di Wonosobo
Bayi Naik Genting di Wonosobo. Foto: Dok Instagram @magelang_raya
Solo -

Bocah perempuan usia dua tahun di Wonosobo belakangan ini bikin heboh gegara memanjat atap rumah. Aksi bocah bak Spiderman itu pun jadi viral di media sosial.

Awalnya, unggahan viral di media sosial menyebut peristiwa itu terjadi wilayah Sukomakmur, Kajoran, Magelang. Namun, kabar tersebut kemudian diluruskan oleh Kepala Desa Warangan, Kecamatan Kepil, Wonosobo, Mustofa.

Mustofa mengatakan, momen langka itu terjadi di wilayah desanya pada Rabu (19/8) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian kala kepengker (kemarin) sekitar jam 11.00 WIB. Saya tahunya video viral sudah sore, terus tanya-tanya, ternyata (kejadian di desa saya). Karena pada tanya ke saya," kata Mustofa saat dihubungi detikJateng, Kamis (20/8/2026).

ADVERTISEMENT

Mustofa menjelaskan, bocah itu diduga merayap dengan cara zig-zag. Untuk diketahui, desanya berlokasi di pegunungan dengan permukiman yang berterap-terap alias dibangun atas bawah.

"Saya cek, Alhamdulillah anak tersebut tidak masuk kolam. Sebab di pinggir itu ada kolam, Alhamdulillah. Iya malah naik ke genting itu, naiknya zig-zag. Itu sekitar umur 2 tahun," ujar dia.

Mustofa menerangkan, bocah itu sehari-hari tinggal bersama neneknya. Sebab, orang tuanya bekerja.

"Di rumah dengan mbahnya. Anaknya aman, nggih (di video anak menangis saat diturunkan). Aman, aman," ujarnya.

Menurut Mustofa, aksi bocah memanjat atap tersebut diketahui sang nenek yang saat itu sedang menjemur pakaian.

"Pertama diketahui mbahe. Tadinya kan sama mbahnya, mbahnya mau menjemur pakaian. Dipanggil-panggil cuman nyahut saja, tapi tidak ikut arah perginya mbahnya," kata Mustofa.

"Terus setelah menjemur pakaian, mbahnya mencari di ruang televisi, kamar mandi nggak ada. Terus dicari di kolam tidak ada, tapi (balita itu) masih menjawab panggilan mbahnya. Setelah di kolam nggak ada, mbahnya menengok ke atas ternyata sudah di atas atap genting," sambungnya.

Saat kejadian itu, warga sekitar kebanyakan sedang bekerja di ladang. Kebetulan ada orang yang sedang bekerja di rumah tetangga, sehingga si nenek bisa meminta bantuan untuk menurunkan cucunya.

"Terus minta tolong orang kerja di sebelah rumah (untuk menurunkan cucunya)," pungkas Mustofa.



(dil/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads