Seekor ular tali picis atau tambang ditemukan masuk ke bumper mobil Jeep di sebuah rumah di Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Pemilik mobil kaget saat menemukan ular itu dan meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang.
Peristiwa itu berlangsung pada Kamis (20/8) pukul 11.45 WIB. Pemilik mobil bernama Yuvian Ananta (39).
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menerangkan reptil itu memiliki panjang sekitar 60 sentimeter. Mobil milik Yuvian diparkir di garasi rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas menerima laporan dari Yuvian Ananta adanya ular tali picis kurang lebih 60 cm masuk di dalam mobil di garasi rumah," kata Tantri melalui pesan singkat kepada detikJateng, Kamis (20/8/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung menuju ke lokasi kejadian. Proses evakuasi rampung pada pukul 12.20 WIB dan ular tersebut kini diamankan di Mako Damkar Kota Semarang di Kecamatan Semarang Barat.
"Petugas segera menuju lokasi dan melakukan Evakuasi ular menggunakan sarung tangan. Proses evakuasi berlangsung aman selesai pukul 12.20 WIB," terangnya.
"Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selanjutnya ular hasil evakuasi dibawa ke Kantor Damkar Kota Semarang," lanjutnya.
Sementara itu, Yuvian menerangkan, dirinya melihat ular keluar dari bumper belakang mobilnya saat mengecek halaman depan rumah.
"Tadi itu saya baru mau ngecek halaman depan. Cuma kok tiba-tiba dari balik bumper belakang keluar ular," kata Yuvian.
Dia pun memutuskan untuk menyemprot satwa itu menggunakan obat antiserangga. Tak mati, ular itu kemudian berpindah ke kap mobil.
"Nggak manasi mobil, belum sempat dipanasi dia keluar dari bumper belakang. Terus saya ambil Baygon, saya semprot. Saya kira mati, ternyata tidak. Dia tiba-tiba pindah ke kap mobil terus masuk ke mesin," tuturnya.
Lantas, dia menghubungi Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, untuk meminta saran. Menurutnya, Ade menyarankan untuk melaporkan ke Damkar.
"Kebetulan kenal Pak Ade. Terus saya tanya, 'Pak Ade, ular kayak ini medeni, ndak, yo? Yo diambil wae'. Terus saya hubungi Damkar langsung datang," ungkapnya.
Dia menyebut di belakang perumahan tempatnya tinggal memang terdapat sawah. Sering kali dirinya melihat berbagai hewan seperti musang.
"Di perumahan, cuma area belakang perumahan ini masih sawah. Kadang memang ada ular lewat, kadang ada biawak, ada musang. Cuma baru kali ini masuk mobil," tutupnya.
