General Manager (GM) Solo Safari, Miyana Harikna, mengungkapkan penyebab orang utan lepas dan berkeliaran di jalan raya. Miyana mengatakan orang utan tersebut penasaran memanjat tembok.
"Sudah (diketahui sebab lepasnya), karena dia pengamanan kami itu kan berlapis dan dia itu memang karena orang utan itu 90% bisa meniru orang toh, jadi dia itu sangat curious sekali untuk lihat dan menjalankan ini loh," kata Miyana saat dihubungi awak media, Selasa (18/8/2026).
Miyana mengatakan pihaknya telah melakukan pengamanan yang sangat ketat. Namun orang utan bernama Didi tersebut juga melepas elektrik pengaman yang diberikan Solo Safari
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau detailnya ini memang kami tadi lagi sudah ketahuan bahwa dia itu memanjat sama melepas elektrik pengaman di situlah intinya," ungkapnya.
Miyana mendapat informasi bahwa orang utan lepas dan langsung mengecek kandang. Dia pun kaget saat melihat kandang sudah tidak ada orang utan.
"Jam 15.10 WIB, terus kami mengecek kondisi satwa juga kan. Setiap saat kan memang sudah ada yang jaga, ternyata kan dia tidak ada di lokasi. Nah, tim internal karena sudah memiliki kompetensi dalam penanganan satwa, akhirnya melakukan pengamanan di lapangan," terangnya.
Miyana menyebut tim Solo Safari sempat mencari selama 30 menit di luar kandang. Sampai akhirnya, orang utan itu ditemukan berada di jalan raya.
"Jadi sebenarnya hanya karena kan kita ada proses mencari sebentar tadi, kurang lebihnya itu 30 menit ya di luar kandang itu. Karena kurang lebih 16.40 satwa sudah berhasil di-rescue," jelasnya.
Selain pengamanan yang ketat, kini Didi si orang utan ditempatkan di tengah danau. Orang utan itu disebut punya anak berusia 2 tahun.
"Betul sekali, betul betul di pulau. Besok bisa dilihat di pulau kok. Itu cowok soalnya, jantan. Memang dia kayak inilah, jantan lebih oke. Anaknya masih dua tahunan, dia baru ini masih punya baby kok, masih nyusu mamanya," pungkasnya.
