Selang seminggu usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, datang agenda besar lain, yakni Maulid Nabi Muhammad SAW. Tanggal berapa tepatnya?
Jadwal pasti Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 perlu diketahui karena urgensinya. Tanggal tersebut dijadikan patokan menggelar acara, menyusun rencana liburan, hingga kegiatan lainnya.
Simak pembahasan lengkapnya, mulai dari tanggal hingga hari libur Maulid Nabi 2026, lewat uraian berikut, yuk!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maulid Nabi 2026 Tanggal 24 atau 25 Agustus?
Dilihat dari Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dikeluarkan Kementerian Agama, 24 Agustus jatuh hari Senin. Sementara itu, 25 Agustus 2026 adalah hari Selasa.
Dalam kalender tersebut, Maulid Nabi SAW ditetapkan jatuh hari Selasa, 25 Agustus 2026. Tanggal itu bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Keterangan senada tertera dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri 2026 yang mengatur libur nasional dan cuti bersama. Dalam surat bernomor 1497 tahun 2025, 2 tahun 2025, dan 5 tahun 2025 itu, dijelaskan bahwa Maulid Nabi 25 Agustus 2026 adalah libur nasional.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwasanya Maulid Nabi tahun ini jatuh tanggal 25 Agustus. Hal ini berkesesuaian dengan mayoritas pendapat orang Indonesia yang meyakini Nabi Muhammad lahir tanggal 12 Rabiul Awal.
Berapa Hari Libur Maulid Nabi 2026?
Seperti halnya sudah disinggung di atas, SKB 3 Menteri menetapkan Selasa, 25 Agustus 2026 sebagai libur nasional. Lantas, apakah ada cuti bersama sehari sebelum atau setelahnya?
Jawaban ringkasnya: tidak ada. Maulid Nabi 2026 hanya mendapatkan 1 libur nasional saja. Itu berarti, Senin, 24 Agustus 2026, masyarakat tetap beraktivitas normal seperti biasa.
Bagi detikers yang memiliki jatah cuti, 24 Agustus 2026 menjadi momen tepat untuk menggunakannya. Dengan demikian, tercipta long weekend sepanjang 4 hari, sebagai berikut:
- Sabtu, 22 Agustus 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 23 Agustus 2026: Tanggal merah akhir pekan
- Senin, 24 Agustus 2026: Cuti (jika diambil)
- Selasa, 25 Agustus 2026: Libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW
Benarkah Nabi SAW Lahir 12 Rabiul Awal?
Berbicara tentang Maulid Nabi SAW, ada 1 pertanyaan menarik yang senantiasa muncul. Benarkah sang Khatamul Anbiya' lahir tanggal 12 Rabiul Awal? Dasarnya apa jika memang benar?
Dirujuk dari NU Online, tanggal 12 Rabiul Awal bersumber dari Ibnu Abbas RA yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Ishaq. Ia berkata:
وُلِدَ رَسُولُ اللَّهِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ، لِاثْنَتَيْ عَشْرَةَ لَيْلَةً خَلَتْ مِنْ شَهْرِ رَبِيع الْأَوَّلِ، عَام الْفِيلِ
Artinya: "Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal dua belas di malam yang tenang pada bulan Rabiul Awal, Tahun Gajah."
Menurut penjelasan di buku Polemik Perayaan Maulid Nabi SAW tulisan Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi, ada banyak tanggal lain yang dikemukakan ulama. Di antaranya adalah 2, 8, dan 10 Rabiul Awal.
Sementara itu, para ahli ilmu falak berpendapat Nabi SAW lahir pada 9 Rabiul Awal. Sebut saja Ustadz Mahmud Basya al-Falaki, Ustadz Muhammad Sulaiman al-Manshur Fauri, dan Ustadz Abdullah bin Ibrahim bin Muhammad as-Sulaim.
Yang pasti, Nabi SAW lahir pada Tahun Gajah. Ini sudah menjadi kesepakatan para ulama. Hal lain yang disepakati adalah hari kelahiran sang rasul, yakni Senin. Dasarnya:
"Dari Abu Qatadah al-Anshari RA berkata, 'Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: 'Itu adalah hari aku dilahirkan, aku diutus, atau diwahyukan kepadaku.'" (HR Muslim no 1162)
Demikian sekilas mengenai Maulid Nabi 2026. Semoga menjawab, ya, detikers!
