Viral Video Perundungan Pelajar di Kebumen, Pelaku Diamankan

Viral Video Perundungan Pelajar di Kebumen, Pelaku Diamankan

Rinto Heksantoro - detikJateng
Sabtu, 15 Agu 2026 21:28 WIB
Video perundungan pelajar di Kebumen
Video perundungan pelajar di Kebumen (Foto: dok. tangkapan layar akun Instagram @ahmaddhaniofficial)
Kebuman -

Sebuah video perundungan siswa di Kebumen, Jawa Tengah viral di media sosial. Pelaku pun kini telah diamankan polisi.

Video perundungan berdurasi 34 detik tersebut viral di media sosial. Bahkan, artis Ahmad Dhani yang merupakan pentolan grup band Dewa 19 ikut me-repost video tersebut melalui akun instagram pribadinya @ahmaddhaniofficial.

"Polisi segera tangkap anak ini," tulis Ahmad Dhani dalam video tersebut, dikutip detikJateng, hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nampak dalam video itu, seorang siswa yang mengenakan seragam pramuka dihajar oleh seorang laki-laki tanpa baju dan mengenakan celana panjang. Tak hanya dipukul dan ditendang, pelajar tersebut juga dibanting tanpa melawan sedikitpun.

Menanggapi kasus tersebut, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan pihaknya telah bergerak setelah menerima laporan terkait dugaan perundungan itu. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah memeriksa korban, pelapor, serta seorang saksi.

ADVERTISEMENT

"Polres Kebumen telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut," ungkap Kapolres saat dihubungi detikJateng, Sabtu (15/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan, peristiwa perundungan itu terjadi pada pada Jumat (7/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Adapun lokasinya berada di belakang sebuah SMK swasta di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.

Polisi kemudian mengamankan terduga pelaku ke Polres Kebumen pada Sabtu (15/8/2026) sore untuk menjalani pemeriksaan. Hingga saat ini, terduga pelaku yang masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur itu masih dimintai keterangan oleh petugas.

"Terduga pelaku sudah kami bawa ke Polres, pemeriksaan masih berjalan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban," imbuhnya.

Selain memeriksa pihak terkait, penyidik juga mengumpulkan barang bukti yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Polisi selanjutnya akan meminta keterangan sejumlah saksi yang diduga mengetahui atau merekam peristiwa itu.

Polisi juga akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh. Kapolres meminta masyarakat tidak menyebarluaskan identitas maupun rekaman yang dapat memperburuk kondisi korban, terlebih karena perkara tersebut melibatkan anak.

"Penanganan perkara tetap kami lakukan sesuai prosedur dan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku terhadap anak," pungkasnya.



(aku/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads