Dua orang tidak dikenal memakai masker terlihat berada di sekitar lokasi penemuan jasad bos konter Ambarawa, Candra Waskita (25) di dalam bagasi mobil di wilayah Gubug, Grobogan. Mereka meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki.
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto. Keberadaan dua orang tidak dikenal itu dilihat oleh saksi yang merupakan pria yang rumahnya berada di depan TKP penemuan mobil pada Kamis (6/8) pagi.
"Dari depan TKP itu ada rumah, yang laki-laki itu tahu kalau jam 06.30 WIB itu cuma ada mobil parkir, kemudian melihat ada dua orang," kata Anang saat ditelepon detikJateng, Jumat (7/8/2026).
Anang menyebut dua orang itu terlihat mengenakan masker. Mereka sedang membakar sesuatu di tempat sampah.
"Dua orang asing itu pakai masker semua, bakar-bakar di tempat sampah," ujar Anang.
Usai beres melakukan bakar-bakar, Anang menuturkan dua pria misterius itu pergi dari TKP. Mereka terlihat berjalan kaki.
"Setelah bakar itu mereka pergi jalan kaki ke arah selatan dari TKP," ucap Anang.
Diberitakan sebelumnya, bos konter telepon seluler di Ambarawa, Kabupaten Semarang hilang beserta mobilnya pada Kamis (6/8). Kondisi konter juga berantakan diduga dirampok.
Sedangkan di Dusun Tembelingan, Trisari, Gubug, Grobogan, sesosok mayat pria ditemukan dalam bagasi mobil pada Kamis (6/8) sore. Ada luka di bagian kepalanya.
Polisi memastikan mayat pria yang ditemukan di dalam bagasi mobil di wilayah Gubug, Grobogan adalah bos konter telepon seluler di Ambarawa. Korban diketahui hilang usai konternya dibobol komplotan perampok.
"Iya (jenazah di Gubug adalah bos konter HP Ambarawa)," kata Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo saat dimintai konfirmasi awak media, Jumat (7/8).
Korban diketahui bernama Candra Waskito (25), warga Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Ia merupakan pemilik konter ponsel Royal Phone Ambarawa.
Dilihat melalui Google Maps, jarak dari konter ponsel korban hingga ke TKP ditemukannya korban sejauh 49 kilometer. Heru menyampaikan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki peristiwa ini.
"Masih dalam proses penyelidikan," kata Heru.
Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"
(apl/ahr)