Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Sosial menggelar Festival Anak Blora (FABLO) 2026 dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Mengusung tema "Wujudkan Anak Blora yang Peduli Lingkungan untuk Generasi Tangguh dan Berdaya", acara ini menghadirkan berbagai wahana interaktif dan layanan bagi anak.
Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman mengajak seluruh anak untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, melestarikan nilai tradisi, sekaligus memupuk jiwa nasionalisme.
"Sesuai tema FABLO tahun ini, ada stan tukar sampah. Ini bertujuan agar adik-adik terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain edukasi lingkungan, peringatan HAN di Blora juga dilengkapi dengan "Pohon Harapan", area khusus di mana anak-anak dapat menuliskan dan menggantungkan cita-cita mereka. Ada pula layanan terpadu berupa cek kesehatan gratis serta pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) yang difasilitasi langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Menjelang bulan kemerdekaan, semangat kebangsaan turut disemarakkan dalam gelaran yang bertepatan dengan momen Car Free Day (CFD). Bupati juga turun langsung membagikan bendera Merah Putih ke masyarakat dan pengunjung yang tengah memadati area CFD. Aksi ini dilakukan secara masif dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di tengah gempuran era digital, Arief juga menyoroti pentingnya melestarikan permainan zaman dulu. "Dolanan tradisional ini merupakan hal yang harus terus kita lestarikan. Bahkan setiap ada Car Free Day, kegiatan dolanan tradisional ini juga selalu kita hadirkan," tambahnya.
Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah pembacaan dan penyerahan naskah 'Suara Anak' oleh perwakilan peserta. Naskah tersebut berisi harapan dan rekomendasi anak-anak terkait berbagai isu yang mereka hadapi.
Arief menegaskan aspirasi yang disampaikan anak-anak tidak hanya menjadi simbolis, tetapi akan ditindaklanjuti secara serius sebagai masukan dalam penyusunan kebijakan daerah.
"Naskah yang diserahkan ke saya ini akan menjadi acuan dan rekomendasi kita. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Blora akan mengawal apa yang menjadi harapan anak-anak Kabupaten Blora," tegasnya.
Menutup sambutannya, Arief menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional sekaligus memberikan doa dan motivasi kepada seluruh peserta.
"Sekali lagi selamat Hari Anak Nasional! Saya doakan semoga anak-anakku semuanya menjadi anak yang saleh dan salehah, berbakti kepada orang tua, dan insyaallah tercapai apa yang dicita-citakan. Semangat selalu untuk belajar," pungkasnya.
(akn/ega)
