Seorang pria di Magelang, Trisang Edi Wibowo mengalami nasib apes kehilangan uang Rp 150 juta saat membeli bakso. Pria 35 tahun itu meninggalkan uang yang baru diambilnya dari bank di dalam mobilnya saat membeli bakso lombok ijo.
Saat dirinya membeli bakso, komplotan maling yang diduga sudah mengincarnya berhasil membawa kabur. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/7) sekitar pukul 14.18 WIB. Saat itu, Trisang yang mengendarai mobil Honda Brio dan baru pulang mengambil uang di bank melintas di kawasan Jalan Sarwo Edhie Wibowo Pakelan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Saat melintas, Trisang terpersik untuk membeli bakso lombok ijo yang ada di sekitar lokasi. Selanjutnya, Trisang memarkirkan mobilnya bernopol AA 1825 NA di deretan kios kosong di sebelah kiri jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trisang lantas berjalan kaki menuju kios bakso yang tidak jauh dari tempatnya memarkirkan mobil.
"(Kejadian) Jam 14.18 WIB. Dari bank terus arah pulang, mau jajan bakso lombok ijo," ujar Trisang kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (30/7/2027).
Tidak lama berselang, Trisang mengaku mendengar suara sejumlah siswa sekolah teriak-teriak.
"Saya parkir sini, saya nyeberang ke sana tak tinggal, banyak anak sekolah di sini teriak-teriak," ucapnya.
Mendengar teriakan para pelajar itu, Trisang bergegas menghampiri mobilnya. Dan benar saja, setibanya di tempat mobil parkir ia terkejut saat melihat kaca depan sebelah kiri mobilnya pecah. Ia pun semakin panik saat mengetahui tas yang berisi uang Rp 150 juta yang letakkan berada di kursi depan raib.
"Terus saya lari ke sini, kaca sudah pecah. Yang hilang uang. Rp 150 juta. (Ambil) Dari Bank BCA," tutur Trisang.
Ban Mobil Kempis
Trisang mengaku, sengaja meninggalkan uang tersebut di dalam mobil lantaran tas yang dibawanya tidak muat. Ia juga mendapati ternyata ban mobilnya juga sudah kempis. Kemungkinan, sudah dikempisin oleh para pelaku.
"(Sengaja ditinggal di mobil) Iya karena tidak muat di tas. (Tadi sudah kempis) Saya ke sini sudah kempis, kemungkinan sudah dikempesin, baru tahu pas parkir," ujarnya.
Terduga Pelaku Terekam CCTV
Polisi yang mendapat laporan langsung datang melakukan penyelidikan serta memeriksa CCTV. Salah satu pedagang parfum di dekat lokasi, Faras Alhimsya (24), menyampaikan dirinya tidak melihat kejadian tersebut, dalam CCTV juga tidak terlihat peristiwa pecah kacanya, namun sosok terduga pelaku sempat melintas.
"Kalau menurut rekaman CCTV jam 14.22 WIB. Itu, kita nggak tahu kejadiannya, tahu-tahu ada polisi ke sini (memeriksa) rekaman CCTV kalau ada pembobolan mobil di sebelah," ujar Faras.
"Jadi pas mobilnya parkir, kita nggak tahu. (Rekaman CCTV) Kalau mobil parkir nggak kelihatan, tapi kalau pas terduga pelaku kelihatan. Kalau orangnya (terduga pelaku) di kamera itu ada tiga orang pakai dua motor," imbuhnya.
Sementara itu Kapolsek Mertoyudan, AKP Aris Mulyono, saat dimintai konfirmasi menjelaskan pihaknya langsung menindak lanjuti peristiwa tersebut.
"Lagi ditindak lanjuti. Betul (korban melaporkan ke Polsek Mertoyudan). Infonya demikian (uang hilang Rp 150 juta)," kata Aris dalam pesan singkatnya.
