Jalan Yos Sudarso Kota Solo sisi barat akan ditutup untuk pekerjaan perbaikan jalan. Penutupannya mulai 3 Agustus hingga Desember mendatang. Begini rekayasa lalu lintasnya.
Diketahui, Jalan Yos Sudarso sisi barat itu untuk kendaraan dari arah selatan ke utara. Penutupan akan dilakukan dari Simpang Nonongan sampai Simpang Coyudan. Sedangkan Jalan Yos Sudarso sisi timur atau arah utara ke selatan tetap dibuka seperti biasa.
Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Andri Wahyudi, mengatakan penutupan jalan akan dimulai pada 3 Agustus-Desember 2026, selama proses revitalisasi kawasan Jalan Yos Sudarso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengerjaan satu sisi dulu. Besok hari Senin (3/8), pengerjaan di sisi barat dulu. Kendaraan dari arah selatan (ke arah Slamet Riyadi), kita alihkan ke Jalan dr. Rajiman, lalu ke Jalan Gatot Subroto (Gatsu), dan masuk ke Jalan Slamet Riyadi," kata Andri saat dihubungi detikJateng, Jumat (31/7/2026).
Sedangkan kendaraan dari arah Pasar Klewer tidak bisa belok ke utara (kanan) di Simpang Coyudan. Kendaraan harus jalan lurus dan melintasi Jalan Gatsu untuk ke Jalan Slamet Riyadi.
Diketahui, kawasan Nonongan merupakan pusat kegiatan ekonomi, dengan banyaknya toko, maupun rumah makan. Andri mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah kantong parkir.
"Sisi timur (Jalan Yos Sudarso) masih bisa untuk aktivitas, seperti tempat parkir. Namun untuk yang mau ke Kusama Sari, bisa parkir di Jalan Slamet Riyadi," ucapnya.
Penutupan Jalan Yos Sudarso ini membuat rute BST yang melintas dari simpang Coyudan ke Simpang Nonongan juga bakal menyesuaikan jalur yang bisa diakses.
