101 Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Bayat Klaten, Kerugian Rp 3 M

101 Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Bayat Klaten, Kerugian Rp 3 M

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Selasa, 28 Jul 2026 15:33 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengecek pasar Bayat Klaten yang terbakar, Selasa (28/7/2026).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengecek pasar Bayat Klaten yang terbakar, Selasa (28/7/2026). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Kebakaran menghanguskan puluhan lapak beserta isinya di los Pasar Bayat, Kecamatan Bayat, Klaten, kemarin. Sebanyak 101 pedagang terdampak, total kerugiannya berkisar Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar.

"Kerugian tadi disampaikan sekitar Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar. Ya karena ada 101 pedagang, ada yang kelontong, pakaian, dan macam-macam," kata Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo kepada wartawan di Pasar Bayat, Selasa (28/7/2026).

Hamenang mengatakan, dirinya bersama dinas terkait mendatangi lokasi untuk mengecek dampak kebakaran di Pasar Bayat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 101 pedagang, sehingga kami mencoba memitigasi permasalahan ada sehingga bisa sesegera mungkin pedagang berjualan. Hari ini masih digaris polisi dan insyaallah kalau tidak hari ini, besok, Labor Polri akan hadir untuk mengecek apakah ini benar-benar karena korsleting listrik atau ada hal lain," ujar Hamenang.

Setelah itu, kata Hamenang, baru akan dilakukan gerakan membersihkan lokasi dan menurunkan atap yang rusak.

ADVERTISEMENT

"Nanti akan disediakan pak lurah pasar, tempat berjualan sementara. Sambil mumpung ini masih perencanaan APBD perubahan, semoga masih nyandak (terkejar) kita anggarkan di APBD perubahan, sehingga akhir tahun bisa kita bangun," ucap dia.

Hamenang menambahkan, Pemkab Klaten juga akan mencoba berkoordinasi dengan beberapa perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR) untuk membantu permodalan para pedagang. Jika langkah itu tidak bisa, akan digunakan skema melalui Bank Klaten.

"Kita akan pakai skema Bank Klaten, alhamdulilah kita punya program Subur yang nanti bunganya bisa kita subsidi dengan APBD sehingga mereka bisa nyicil dengan bunga 0, sekian persen. Dengan demikian perekonomian pasar segera pulih," papar Hamenang.

"Keluhan pedagang tadi ingin bisa berjualan kembali, yang kedua adalah permodalan. Insyaallah ini menjadi konsen kita," imbuhnya.

Hamenang dalam kunjungannya didampingi Plt Sekda Joko Purwanto, Kepala Dinas PUPR, Suryanto, Kepala Dinas KUKMP, Anang Widjatmoko, Kepala Dinsos Puspo Enggar Hastuti, Kepala Bapperida Pandu Wirabangsa dan lainnya. Hamenang juga berdialog dengan pedagang.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melahap Pasar Bayat di Jalan Raya Bayat-Cawas, Kecamatan Bayat, Klaten, Senin (27/7) sore. Puluhan lapak di enam los hangus.

"Saya pas di rumah sekitar pukul 16.15 WIB. Dengar suara pletok-pletok lalu saya keluar rumah," ungkap Wahyu, warga di barat pasar kepada detikJateng, Senin (27/7/2026) sore.

Saat dirinya keluar, kata Wahyu asap tebal membumbung dari bagian tengah.

"Saya keluar, bersama warga berupaya memadamkan. Lalu mobil pemadam kebakaran datang," lanjut Wahyu.

"Yang terbakar los dan untuk kios aman," imbuhnya.

Kalak BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, menyatakan tidak ada laporan korban luka atau jiwa. Penyebab kebakaran belum diketahui.

"Belum diketahui dan ini masih penangan. Yang terbakar lapak los," katanya di lokasi.



(dil/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads