Amalan Sunnah yang Pahalanya Rumah di Surga Allah, Sudah Tahu?

Amalan Sunnah yang Pahalanya Rumah di Surga Allah, Sudah Tahu?

Nur Umar Akashi - detikJateng
Selasa, 28 Jul 2026 11:16 WIB
Seorang pria muslim sujud di atas sajadah. Ilustrasi sholat Tahajud.
Ilustrasi Sholat Rawatib (Foto: Michael Burrows/Pexels)
Solo -

Ada banyak jenis amalan sunnah dalam syariat Islam dengan keutamaan masing-masing. Contohnya saja, puasa Ayyamul Bidh yang bila dikerjakan rutin 3 kali sebulan, seorang Muslim mendapat pahala layaknya puasa setahun penuh.

Ada juga sholat Dhuha yang pahalanya setara dengan sedekah untuk semua sendi tubuh. Dari semua jenis amalan sunnah itu, ada satu yang ganjarannya dibangunkan rumah di surga.

Kelebihan ini sudah pasti menjadi impian setiap muslim. Siapa yang tidak mau mendapat rumah 'gratis' di surga dengan segudang keindahannya, bukan? Sudah tentu rumahnya tidak bisa dibandingkan dengan apa pun yang ada di dunia ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memangnya, amalan apakah itu? Berikut pembahasannya!

ADVERTISEMENT

Amalan yang Diganjar Rumah di Surga

Dilansir buku 23 Shalat Sunnah Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya tulisan Arief Rachman Badrudin, amalan dengan keutamaan dibangunkan rumah di surga adalah sholat sunnah Rawatib. Apa dasarnya?

Landasan keutamaan ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh an-Nasa'i dari Ummu Habibah:

ثِنْΨͺَا ΨΉΩŽΨ΄Ω’Ψ±ΩŽΨ©ΩŽ Ψ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨ©Ω‹ Ω…ΩŽΩ†Ω’ Ψ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨ§Ω‡ΩΩ†Ω‘ΩŽΨŒ Ψ¨ΩΩ†ΩΩŠΩŽ Ω„ΩŽΩ‡Ω Ψ¨ΩŽΩŠΩ’Ψͺٌ فِي Ψ§Ω„Ω’Ψ¬ΩŽΩ†Ω‘ΩŽΨ©ΩΨŒ Ψ£ΩŽΨ±Ω’Ψ¨ΩŽΨΉΩ Ψ±ΩŽΩƒΩŽΨΉΩŽΨ§Ψͺٍ Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽ الظُّهْرِ ، ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΨ§Ω†Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ الظُّهْرِ ، ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΨ§Ω†Ω Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ΅Ω’Ψ±ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΨ§Ω†Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨΊΩ’Ψ±ΩΨ¨ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΨ§Ω†Ω Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽ Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ©Ω الءُّبْحِ

Artinya: "Dua belas rakaat yang ditunaikan seseorang maka sebuah rumah di surga akan dibangunkan untuknya, yakni 4 rakaat sebelum Dzuhur, 2 rakaat setelah Dzuhur, 2 rakaat sebelum Ashar, 2 rakaat setelah Maghrib, dan 2 rakaat sebelum Subuh."

Diambil dari buku Kitab Lengkap Panduan Shalat oleh By M Khalilurrahman Al-Mahfani dan Abdurrahim Hamdi, ada juga hadits lain yang menunjukkan keutamaan ini. Haditsnya diriwayatkan dari Ummu Habibah, istri Rasulullah SAW, bahwa sang Khatamul Anbiya' bersabda:

"'Tidaklah seorang hamba yang muslim melakukan sholat sunnah 12 (dua belas) rakaat karena Allah pada setiap harinya, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.' Ummu Habibah berkata, 'Setelah aku mendengar hadits ini, aku tidak pernah lagi meninggalkan sholat-sholat sunnah (rawatib) tersebut.'" (HR Muslim)

Jumlah Rakaat Sholat Sunnah Rawatib

Sebelum rutin mengerjakan, detikers harus tahu dahulu jumlah rakaatnya. Apakah 12 sebagaimana hadits Ummu Habibah di atas? Atau 10?

Dirujuk dari buku Panduan Sholat Rosulullah 2 karya Imam Abu Wafa, dalil sholat Rawatib 10 rakaat sehari semalam datang dari Ibnu Umar. Ia berkata:

Ψ­ΩŽΩΩΨΈΩ’Ψͺُ Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω†Ω‘ΩŽΨ¨ΩΩŠΩ‘Ω Ψ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ ΨΉΩŽΨ΄Ω’Ψ±ΩŽ Ψ±ΩŽΩƒΩŽΨΉΩŽΨ§Ψͺٍ : Ψ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΩŠΩ’Ω†Ω Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩΩ‡Ω’Ψ±ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΩŠΩ’Ω†Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽΩ‡ΩŽΨ§ΨŒ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΩŠΩ’Ω†Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨΊΩ’Ψ±ΩΨ¨Ω فِي Ψ¨ΩŽΩŠΩ’ΨͺΩΩ‡ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΩŠΩ’Ω†Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ΄ΩŽΨ§Ψ‘Ω فِي Ψ¨ΩŽΩŠΩ’ΨͺΩΩ‡ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩƒΩ’ΨΉΩŽΨͺΩŽΩŠΩ’Ω†Ω Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽ Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ©Ω الءُّبْحِ

Artinya: "Dari Ibnu Umar, ia berkata: 'Aku menjaga 10 rakaat dari Nabi SAW. 2 rakaat sebelum Dzuhur dan sesudahnya, 2 rakaat setelah Maghrib di rumahnya, 2 rakaat setelah Isya di rumahnya, dan 2 rakaat sebelum Subuh." (HR Bukhari no 1180)

Perbedaannya terletak pada jumlah rakaat sholat Rawatib sebelum sholat fardhu Dzuhur. Menurut Ibnul Qayyim, umat Islam bisa mengerjakan 4 rakaat apabila sholat di rumah. Namun, bila berjamaah ke masjid, maka dapat ditunaikan dengan 2 rakaat. Wallahu a'lam bish-shawab.

Terkait caranya, tidak ada yang berbeda dengan sholat lain. detikers cukup berniat dalam hati, kemudian mendirikan sholat 2 rakaat sesuai waktu yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Sholat Sunnah Rawatib 'Menambal' Sholat Wajib

Ketika hari penghakiman besok tiba, amal pertama umat Islam yang akan dihitung adalah sholat wajib. Apabila sholat wajib itu ada yang kurang, sholat sunnah-lah yang menambalnya.

Diambil dari buku Meniru Cara Shalat Nabi oleh Ustadz Syauqi Abdillah, Abu Hurairah menceritakan bahwa Nabi SAW pernah bersabda:

"Sesungguhnya, pertama-tama perbuatan manusia yang dihisab pada hari kiamat ialah sholat wajib. Maka, apabila ia telah menyempurnakannya (maka selesailah persoalannya).

Tetapi, apabila tidak sempurna sholatnya, dikatakan (kepada malaikat), 'Lihatlah dahulu, apakah ia pernah mengerjakan sholat sunnah! Jika ia mengerjakan sholat sunnah, maka kekurangan dalam sholat wajib disempurnakan dengan sholat sunnahnya.' Kemudian, semua amal-amal yang wajib diperlakukan seperti itu." (HR Khamsah)

Dengan demikian, selain membuat seorang muslim mendapat rumah di surga, sholat Rawatib juga bermanfaat 'menambal' kekurangan sholat wajib. Semoga penjelasan ringkas di atas bermanfaat, ya, detikers!



(num/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads