Atap Kelas SDN Sendangmulyo 3 Semarang Roboh Tertimpa Pohon Tumbang

Atap Kelas SDN Sendangmulyo 3 Semarang Roboh Tertimpa Pohon Tumbang

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 27 Jul 2026 18:49 WIB
Kondisi ruang kelas 1A SDN Sendangmulyo 3 di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang tertimpa pohon, Senin (27/7/2026).
Kondisi ruang kelas 1A SDN Sendangmulyo 3 di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang tertimpa pohon, Senin (27/7/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJogja
Semarang -

Sebuah pohon tumbang menimpa salah satu ruang kelas di SDN Sendangmulyo 3 di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Akibat kejadian ini, ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah dan tidak bisa digunakan lagi.

Pantauan detikJateng di lokasi pada Senin (27/7) sekitar pukul 17.00 WIB, tampak sebagian atap kelas 1A ambrol. Beberapa petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang tengah memotong pohon yang tumbang itu.

Kondisi kelas pun porak-poranda. Bangku-bangku di ruangan tampak patah. Sementara rangka atap rusak parah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala SDN Sendangmulyo 3, Kuntarti Endah Sarini, mengatakan insiden tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB. Meski terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Untuk kejadiannya itu tadi sekitar pukul 10.00 kurang pas saat kegiatan anak-anak kegiatan pembelajaran. Sehingga anak-anak memang kondisinya berada di dalam," kata Endah saat ditemui detikJateng di lokasi sore ini.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah tidak ada korban sama sekali dan kondisi anak juga baik-baik saja. Hanya mungkin, keadaan anak yang ketakutan, tadi pada trauma saat kejadian. Kalau di dalam kelas fasilitasnya (yang terdampak) ada LCD, ada papan tulis, bangku, meja, lemari, kemudian alat-alat kelas yang lain," lanjutnya.

Usai kejadian, KBM langsung diberhentikan. Sementara para siswa dievakuasi ke ruang kepala sekolah dan dipulangkan lebih awal.

"Kami evakuasi anak-anaknya, ditenangkan dulu di ruang kepala sekolah. Orang tua jelas kalau mendengar kan panik dan alhamdulillah orang tua juga mengerti keadaan sekolah seperti itu. Kami pulangkan lebih awal," ungkapnya.

Dia mengatakan pohon yang terletak tidak jauh dari sekolah tersebut tumbang lantaran terdapat bekas terbakar di bagian bawah. Kemungkinan pohon tidak kuat menahan beban dan tidak terjadi angin kencang pagi tadi.

"Untuk pohon tumbang itu karena memang pohonnya dalam keadaan kering. Pohonnya memang katanya pohon tua sudah ratusan tahun. Kemudian kalau tadi dilihat itu bawahnya itu dibakar sehingga keropos," sebutnya.

Pohon tersebut diperkirakan berdiameter sekitar 2 meter. Adapun tingginya lebih dari 10 meter.Endah menyebut, tidak hanya ruang kelas 1A saja yang terdampak. Ruang tata usaha (TU) hingga kamar mandi. Beruntung, kerusakan ruang lainnya hanya sedikit di bagian atap.

"Kalau selain menimpa kelas kan memang ada menimpa ruang TU, ruang dapur, kamar mandi, ruang agama Katolik. Jadi itu memang pohonnya besar dan karena tingginya bercabang sehingga menimpa tidak hanya satu kelas, tapi memang berdampak kepada ruang-ruang yang lain," terangnya.

Sebab rusak parah, mulai besok siswa kelas 1A menjalani KBM di ruang kelas 2 sejak pukul 07.00-10.00 WIB. Adapun siswa kelas 2 bersekolah sejak pukul 10.00-13.30 WIB.

"Untuk besok kami sudah membuatkan surat edaran untuk anak-anak kelas 1 kita tetap masukkan tapi bergantian dengan anak-anak kelas 2. Jadi nanti ada shift untuk yang pagi itu kelas 1, yang masuk siang nanti kelas 2," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Muhammad Ahsan, membenarkan adanya insiden tersebut. Siswa terdampak, lanjutnya, juga mengikuti KBM bergantian dengan siswa kelas 2.

"Alhamdulillah tidak ada korban luka, njih. Pihak sekolah gercep dalam melakukan evakuasi peserta didik. Besok murid kelas 1A tetap masuk pagi, jam 7 sampai jam 10 menggunakan ruang kelas 2. Untuk kelas 2 masuk setelahnya. Ruangan sementara digunakan bergantian," kata Ahsan kepada detikJateng melalui pesan singkat.



(apl/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads