2 Rumah Ludes Terbakar di Temanggung, Kambing-Puluhan Unggas Mati

2 Rumah Ludes Terbakar di Temanggung, Kambing-Puluhan Unggas Mati

Eko Susanto - detikJateng
Sabtu, 25 Jul 2026 13:40 WIB
Kondisi dua rumah ludes terbakar di Kliwonan, Manding, Temanggung, Sabtu (25/7/2026).
Kondisi dua rumah ludes terbakar di Kliwonan, Manding, Temanggung, Sabtu (25/7/2026). Foto: Dok. Damkar Temanggung
Temanggung -

Dua rumah di Kliwonan, Manding, Temanggung, ludes terbakar. Tiga ekor kambing dan puluhan unggas di dalam kandang turut terbakar.

Kebakaran ini dilaporkan ke Damkar Temanggung sekitar pukul 09.45 WIB tadi. Petugas Damkar langsung menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api hingga pukul 11.48 WIB.

Rumah yang terbakar itu milik Fuad Diannafi dan Subadi. Selain itu, ada dua kandang milik Sutrisno yang ikut terbakar.
Dari dua kandang tersebut, ada 16 kambing dan tujuh cempe dapat diselamatkan. Sedangkan yang mati terbakar yaitu 3 kambing, 20 mentok, 10 bebek, 4 ayam, dan 20 merpati.

Kasi Pemadaman, Penyelamatan dan Evakuasi Kebakaran, Damkar Temanggung, Edi Irwanto mengatakan saat kejadian banyak warga yang sedang bekerja di sawah.

Kondisi dua rumah ludes terbakar di Kliwonan, Manding, Temanggung, Sabtu (25/7/2026).Kondisi dua rumah ludes terbakar di Kliwonan, Manding, Temanggung, Sabtu (25/7/2026). Foto: Dok. Damkar Temanggung

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Salah satu warga saat mencangkul di sawah melihat kepulan asap. AAwalnya dikira hanya (asap dari) memasak, tapi ternyata semakin membesar," kata Edi saat dihubungi detikJateng, Sabtu (25/7/2029).

"Kemudian bapak-bapak pulang, ternyata membesar (apinya). Saat laporan ke kami sudah terbakar satu rumah. Terus kami menuju lokasi," sambungnya.

Edi mengatakan, dua rumah tersebut sudah terbakar. Selain itu, juga ada dua kandang milik keduanya yang terbakar.

"Unggas yang terbakar itu milik Pak Sutrisno. Iya (terpanggang). Rumah habis (terbakar), meskipun ada sekian persen sisa dapur, kalau dikatakan ludes," ujar Edi.

Ia mengatakan, luas bangunan yang terbakar mencapai 300 meter persegi. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 800 juta.



(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads