Kecelakaan Beruntun di Depan Sekolah Rakyat Wonosobo, 1 Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Depan Sekolah Rakyat Wonosobo, 1 Orang Tewas

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 21 Jul 2026 15:06 WIB
Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di Jalan Wonosobo-Parakan turut Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Selasa (21/7/2026).
Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di Jalan Wonosobo-Parakan turut Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Selasa (21/7/2026).Foto: dok. Polres Wonosobo
Wonosobo -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Wonosobo-Parakan turut Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Akibatnya sopir truk tangki tewas usai dibawa ke rumah sakit.

Adapun insiden itu terjadi Selasa (21/7/2026) pukul 04.00 WIB. Kapolres Wonosobo, AKBP Kasim Akbar Bantilan, membenarkan kejadian berlangsung di depan Sekolah Rakyat Wonosobo.

"Iya, Mas," kata Kasim saat dimintai konfirmasi detikJateng melalui pesan singkat soal kejadian berlangsung di depan Sekolah Rakyat Wonosobo, siang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah truk tronton tangki Mitsubishi, truk Toyota Dyna, mobil pikap Isuzu Traga, dan mobil Honda Mobilio.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pengemudi truk tangki adalah Suroso (67) asal Pedurungan, Kota Semarang. Pengemudi truk Dyna adalah Agung Riyanto (27) asal Demak.

Selanjutnya, pengemudi pikap Traga adalah Suparman (33) asal Garung, Wonosobo. Pengemudi mobil Mobilio adalah Ahmad Nur Hisam (48) asal Wonosobo.

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, menerangkan mulanya truk tangki melaju dari arah Parakan menuju ke Wonosobo. Nanang menyebut truk tersebut hendak mengirim minyak goreng dari Semarang ke Purbalingga.

"Semula truk tronton tangki melaju dari arah utara (Parakan) menuju ke arah selatan (Wonosobo). (Memuat) Minyak goreng/curah dari Semarang mau kirim Purbalingga," sebut Nanang kepada detikJateng melalui pesan singkat.

Mendekati lokasi kejadian, pengemudi truk tangki diduga tidak menguasai jalur di jalan yang lurus dan menurun. Akibatnya, truk itu menabrak truk Dyna, pikap Traga, dan Mobilio.

"Menjelang lokasi kejadian saat melewati Jalan beraspal lurus menurun diduga tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga membentur Toyota Dyna, kemudian masih melaju membentur Isuzu Traga dan Honda Mobilio. Kemudian berhenti setelah masuk ke selokan," ungkapnya.

Akibatnya, pengemudi truk tangki mengalami memar di wajah dan dinyatakan meninggal di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Sementara itu, pengemudi pikap Traga mengalami luka ringan. Adapun kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta.

"Suroso memar kepala, dirawat di RS PKU Muhammadiyah, dinyatakan meninggal dunia di RS. Suparman luka memar pinggang, dirawat di RS PKU Muhammadiyah," sebutnya.



(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads