Wali Kota Solo Respati Ardi menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Qatar untuk Indonesia Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari di Balai Kota Solo. Respati mengaku sempat meminta beasiswa kuliah ke Qatar untuk warga Solo.
Pertemuan antara Respati dengan Dubes Qatar itu berlangsung selama satu jam.
"Yang saya mohonkan adalah beasiswa pendidikan untuk warga kita agar bisa menempuh pendidikan tinggi di Qatar. Ini menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas SDM warga Surakarta," ujar Respati di Balai Kota Solo, Pasar Kliwon, Solo, Jumat (17/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Respati, Dubes Qatar menyambut baik permohonannya. Kedutaan Besar Qatar menyatakan terbuka untuk menindaklanjuti program beasiswa ini sebagai bagian dari hubungan timbal balik antara kedua belah pihak.
"Sangat senang, sangat menunggu, sangat membuka kerja sama. Akan kita tindak lanjuti kerja samanya," ucapnya.
Selain sektor pendidikan, fokus utama dalam penjajakan kerja sama ini adalah pengembangan ekosistem dan manajemen museum. Respati mengatakan Solo memiliki potensi besar karena memiliki museum tertua di Indonesia, Radya Pustaka, serta akan segera hadir Museum Art and Science.
"Kita butuh manajemen museum yang baik karena museum adalah simbol peradaban. Qatar memiliki pengalaman luar biasa dalam mengelola museum, mulai dari peninggalan leluhur hingga museum modern. Ilmu manajemen inilah yang ingin kita adopsi melalui kerja sama ini," jelasnya.
Diketahui, Dubes Qatar Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari sempat mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebelum ke Balai Kota Solo.
