Rob Genangi Sejumlah Titik Pantura Demak

Rob Genangi Sejumlah Titik Pantura Demak

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Kamis, 16 Jul 2026 13:39 WIB
Genangan rob di sejumlah titik di Pantura Demak, Kamis (16/7/2026).
Genangan rob di sejumlah titik di Pantura Demak, Kamis (16/7/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Demak -

Banjir rob menggenangi sejumlah titik di Pantura Demak. Hal ini disebabkan oleh aktivitas pasang air laut yang terjadi di wilayah Pantai Utara.

Pantauan detikJateng pukul 12.30 WIB, banjir rob menggenangi empat titik mulai dari depan PT Varia Usaha Beton, sisi timur exit tol Sayung, Bundaran Loireng, dan depan PT Saniharto Enggalharjo. Ketinggiannya sebatas mata kaki.

Arus lalu lintas terpantau ramai lancar dan tidak macet. Hanya saja, kepadatan terjadi sebelum titik rob karena kendaraan yang melintas memilih untuk bergeser ke lajur kanan menghindari genangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Demak, Iptu M Khairur Rokhman membenarkan bahwa sejak pagi tadi terjadi genangan rob pada empat titik yang dipantau detikJateng siang ini.

"Rob yang sekarang ini dari pagi (di depan) Varia Usaha Beton, mengarah ke timur itu setelah Tol Sayung ada genangan sedikit, mengarah ke timur lagi itu bundaran Loireng, sama Saniharto," kata Khairur saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

Genangan rob di sejumlah titik di Pantura Demak, Kamis (16/7/2026).Genangan rob di sejumlah titik di Pantura Demak, Kamis (16/7/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng

Khairur menjelaskan bahwa kini genangan rob telah mengalami pergeseran titik dari yang semula biasanya berada di sisi timur gapura perbatasan Demak menjadi ke sisi timur Jembatan Sayung.

"Geser sekarang, di depan Polytron itu petanya kan masuk di kotak antara Jembatan Kalibabon hingga Jembatan Sayung, sehingga ketembok (pembangunan) tol," jelas Khairur.

Khairur juga memastikan bahwa arus lalu lintas tidak terdampak signifikan karena adanya genangan rob di sejumlah titik hari ini.

"Arus lalin aman, tersendat sedikit wajar," tuturnya.

Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini menjelaskan bahwa peningkatan pasang air laut maksimum hari ini terjadi pada pukul 07.00 - 12.00 WIB. Hal ini yang menyebabkan terjadinya banjir pesisir atau rob.

"Akibat adanya aktivitas pasang air laut dapat memenuhi dinamika pesisir di Wilayah Pantai Utara Jawa Tengah berupa banjir pesisir," kata Retna dalam keterangan tertulisnya.

Data dari Pushidros AL yang dikutip oleh Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang menyebut tinggi rata-rata permukaan air laut di wilayah Semarang diketahui berada di angka 0,6 meter.

Hari ini, selama empat jam sejak pukul 08.00 - 11.00 WIB, ketinggian mencapai satu meter. Tinggi rata-rata permukaan air laut diperkirakan kembali berada di angka 0,6 meter pukul 14.00 WIB.



(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads