Suhu di kawasan Dieng, Banjarnegara, mencapai -6 derajat Celsius pagi tadi hingga muncul es. Namun, kondisi ini memunculkan kekhawatiran karena jika bertahan tiga hari ke depan, diperkirakan banyak tanaman akan mati.
Hal tersebut disampaikan Kepala UPT Dieng Banjarnegara, Wibi Satria N. Wibi membenarkan suhu di Dieng pada Kamis (9/7/2026) pagi mencapai -6 derajat Celcius.
"Betul, mas," kata Wibi saat ditanya detikJateng melalui pesan singkat hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Januari 2026 hingga hari ini, Wibi membenarkan suhu tersebut merupakan yang terendah. Sebelumnya, suhu di Dieng mencapai -4 derajat Celcius.
Kondisi Dieng pada pagi tadi sempat viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @brentsastro.
"Dieng pagi ini Kamis 09 Juli 2026 di kabarkan suhu mencapai-6 derajat celcius, dan seperti ini penampakkannya," tulis takarir di akun tersebut seperti dilihat detikJateng hari ini.
Unggahan video menampilkan tanaman sayuran yang dilapisi es hingga tampak bening.
Wibi pun menjelaskan kondisi Dieng pagi tadi seperti dalam video itu. Dinginnya suhu dapat menyebabkan tanaman komoditas mati.
"Seperti video yg beredar mas. Dipastikan banyak tanaman komoditas mati," jelas Wibi.
Jika suhu bertahan di minus 4 hingga -6 derajat Celcius hingga tiga hari, dikhawatirkan mayoritas tanaman komoditas bisa mati. Widi menyebut kebanyakan komoditas di Dieng adalah kentang.
"Lihat beberapa hari ke depan, Mas. Kalau seperti tadi pagi tiga hari ke depan, 90% bisa mati semua. Mayoritas di Dieng tanaman kentang," ungkapnya.
Suhu -6 derajat Celcius membuat embun lebih tebal. Widi menyebut, beberapa wilayah di Dieng mengalami suhu minus pagi tadi.
"Nggih, embunnya lebih tebal dan cakupan wilayah lebih luas. Desa Dieng Kulon sampai Karangtengah, Mas. Termasuk Dieng Wetan," pungkasnya.
