Kebakaran Lalap Gudang Kayu di Tembalang Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 05 Jul 2026 20:32 WIB
Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Kebakaran melanda sebuah gudang kayu di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Gudang berisi meubel itu pun ludes terbakar.

Pantauan detikJateng sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Kompol R Soekanto, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang sudah ada sekitar 4 unit damkar di lokasi.

Gudang berisi meubel kayu jati di RT 8 RW 2 itu sudah ludes terbakar. Api masih menyala di beberapa titik. Anggota Damkar Kota Semarang masih mencoba memadamkan api yang menyala.

Lurah Mangunharjo, Dian Eko Prapti Wulandari mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Ia mendapat informasi dari laporan warga sekitar.

"Infonya tadi sekitar jam 18.40 WIB terjadi kebakaran di sini, tapi ada warga yang melaporkan cepat ke Damkar kemudian armada Damkar segera datang," kata Eko di lokasi, Minggu (5/7/2026).

"Jadi, alhamdulillah tidak merambat ke mana-mana, kebakaran langsung bisa ditangani. Ini gudang kayu," lanjutnya.

Ia menyebut, bangunan dengan luas sekitar 40×15 meter itu milik gudang milik warga bernama Teguh. Saat ini gudang tersebut ludes dengan atapnya yang sudah runtuh seluruhnya.

"(Waktu kejadian ada orangnya?) Tidak ada. Kosong. Tadi kebakarannya hebat, dapat video awal itu masih berkobar-kobar, tapi alhamdulillah terus Damkar datang," ucapnya.

Sementara itu, warga sekitar, Umayah (55) mengatakan, rumahnya berada di sekitar lokasi. Sekitar habis maghrib, ia melihat ada api membubung tinggi.

"Kejadian habis maghrib, saya rumahnya sekitar sini, pas lihat apinya sudah besar ke atas besar sekali apinya dari gudang kayu ini, isinya meubel dari pohon jati," ucapnya.

"Warga sempat nyemprot pakai selang tumah tangga, pakai ember, tapi nggak bisa padam. Damkar sampai sini gudangnya sudah mau habis pakai selang-selang kan kurang," lanjutnga.

Ia menyebut, tak ada orang di lokasi saat kebakaran terjadi. Kebakaran tak menyebar ke rumah warga lain namun sempat membakar rumah yang dikontrak Teguh.

"Ndak ada orang, Hari Minggu jadi nggak ada orang. Samping-samping ini nggak ada yang kena cuma rumah itu (Pak Teguh) samping aja," ucapnya.

"Tadi saya takut banget, rumah saya dekat sini. Lihat pohon kebakar, kabel listrik juga udah kebakar, takut ke mana-mana. Apalagi belakang ini rumahnya pada kosong, orang-orangnya ziarah," lanjutnya.

Kendala Pemadaman

Pemadaman kebakaran dilakukan lebih dari sejam. Damkar mengungkap kesulitan mencari sumber air.

Pantauan detikJateng di lokasi kebakaran pukul 20.20 WIB, tampak sudah ada lima unit armada Damkar Kota Semarang yang dibantu dua unit tangki air dari PDAM. Api sudah yang semula masih membara di beberapa titik sudah padam.

Komandan Regu Semarang Timur Damkar Kota Semarang, Budiono mengatakan, pihak Damkar mendapat informasi sekitar pukul 18.40 WIB.

"Ini proses pendinginan, saat ini sambil menunggu air. Pemadaman sudah satu jam lebih, karena kendala air," kata Budiono di lokasi, Minggu (5/7/2026).

Ia menyebut, saat musim kemarau sulit mencari sumber air untuk pemadaman. Hal itu lantas menjadi kendala dalam pemadaman sebuah kebakaran.

"Untuk kendala itu sumber air. Musim kemarau ini sumber air susah. Alhamdulillah sudah dibantu sama PDAM. Ini dikerahkan 5 unit mobil damkar dari beberapa pos yang terdekat," jelasnya.

"Airnya ngambil dari pos pemadam terdekat di Plamongan, sama Banyumanik, sama dibantu PDAM," lanjut Budi.

Budi mengatakan, Damkar Kota Semarang sendiri sudah menerjunkan 5 unit Damkar Kota Semarang dengan sekitar 25 personel. Untungnya, kata dia, tak ada korban dalam kejadian tersebut.

"Ini yang terbakar perusahaan mebel, home industry. Alhamdulillah untuk penanganan tidak sampai merembet ke mana-mana. Bisa teratasi," ungkapnya.

"Alhamdulillah nggak ada korban. Ya mungkin bisa menyelamatkan diri atau gimana, info selanjutnya saya kurang paham, kalau untuk sumber penyebab kebakarannya belum diketahui. Masih menunggu," lanjutnya.



Simak Video "Merasakan Sensasi Malam di Bianglala Citra Grand, Semarang"

(aku/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork