Kebakaran yang melanda pabrik pengolahan kayu PT Setia Indoputra di Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang belum sepenuhnya padam. Upaya pemadaman petugas damkar telah berlangsung lebih dari 10 jam.
Kabid Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan, petugas damkar masih berjibaku memadamkan titik api yang tersisa di area tumpukan serbuk kayu.
"Ini masih dilanjut, ganti shift. Tadi ditangani pleton satu, kemudian pagi ganti pleton. Sekarang masih dilakukan penyemprotan," kata Tantri saat dihubungi detikJateng, Minggu (7/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, api masih terlihat di bagian belakang pabrik. Kondisi tersebut membuat petugas belum bisa menghentikan proses pemadaman karena bara api berpotensi kembali membesar saat tertiup angin.
"Di belakang masih ada api yang menyala. Kalau masih keluar asap kan indikasinya kalau kena angin bisa nyala lagi, jadi tetap kita teruskan sampai benar-benar padam," ujarnya.
Tantri menyebut, salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah banyaknya tumpukan serbuk kayu dan limbah kayu di lokasi. Api masih menyala di bagian bawah tumpukan sehingga sulit dijangkau hanya dengan penyemprotan air dari permukaan.
"Makanya tadi saya mengajukan ada alat berat, ekskavator, karena ini tumpukan-tumpukan serbuk dan kayu, harus dikeruk pakai alat berat sambil disemprot. Karena bawahnya masih ada api. Kalau hanya disemprot dari atas kadang air tidak meresap sampai bawah," jelasnya.
Ia mengungkapkan pabrik yang terbakar itu mengolah limbah kayu menjadi bahan baku briket. Selain kayu dan serbuk kayu, terdapat sejumlah peralatan yang ikut hangus terbakar.
"Di dalam ada dua forklift yang terbakar dan satu loader. Karena posisinya di dalam, tidak bisa diselamatkan," katanya.
"Karena kondisinya terkunci, sekuriti tidak diberikan akses masuk atau kunci, jadi agak repot saat awal penanganan," ujarnya.
Berdasarkan pengukuran sementara, luas area pabrik yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 23.900 meter persegi. Dugaan sementara penyebab kebakaran masih mengarah pada ledakan mesin sebelum api merembet ke tumpukan material yang mudah terbakar.
"Sementara karena tadi sudah aplusan, tadi pagi ada 7-8 armada, sekarang ada 5 unit karena sudah tidak terlalu besar, yang penting ada support airnya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda pabrik pengolahan kayu PT Setia Indoputra di Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Api diduga berasal dari ledakan mesin sebelum akhirnya merembet ke tumpukan kayu dan serbuk gergaji di area pabrik.
Kasi Operasi Damkar Kota Semarang, Agus Sulistyo mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.00 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam pabrik.
"Ini perusahaan yang bergerak di bidang kayu. Material yang terbakar kayu-kayu dan grajen atau serbuk kayu," kata Agus kepada detikJateng di lokasi, Minggu (7/6/2026).
"Informasinya dari karyawan sini ada ledakan di bagian mesin, cuma kita nggak paham mesin yang mana. Infonya di bagian mesin mesin bagian tengah," lanjutnya.
(aku/apl)
