Leganya Belasan Anak Puncak Merapi Bisa Lanjutkan Sekolah

Round up

Leganya Belasan Anak Puncak Merapi Bisa Lanjutkan Sekolah

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 05 Jul 2026 07:47 WIB
Ilustrasi sekolah
Ilustrasi sekolahan. Foto: Getty Images/GlobalStock
Solo -

Belasan anak warga desa puncak Gunung Merapi yang sempat terancam tidak bisa masuk SMA gegara zonasi, akhirnya bisa bernafas lega. Mereka akhirnya bisa bersekolah di SMAN Kemalang.

Para lulusan SMP itu berasal dari desa di puncak merapi yaitu Desa Tegalmulyo, Sidorejo, dan Balerante. SMA paling dekat adalah SMAN Kemalang.

"Ya ini desa-desa terpuncak, desa terakhir di Gunung Merapi. Tidak ada SMAN kecuali SMAN Kemalang yang baru tahun ini diresmikan," ungkap tokoh masyarakat Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Subur kepada detikJateng, Jumat (26/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terganjal Zonasi

Pada Jumat 26 Juni 2026, Subur menjelaskan sekolah tersebut menjadi satu-satunya harapan karena sudah tidak bisa lagi sekolah di wilayah Jogja karena terganjal zonasi. Sedangkan di wilayah Kemalang hanya ada satu SMA.

"Sekarang sudah tidak bisa sebab setelah SMAN Kemalang dibuka, zonasinya juga berubah. Satu-satunya SMA ya hanya SMAN Kemalang itu," papar Subur.

ADVERTISEMENT

Desa-desa di puncak Merapi tidak masuk dalam zonasi SMAN Kemalang. Sedangkan jika harus ke sekolah di wilayah Klaten Kota, jaraknya jauh.

Justru desa paling jauh, desa terakhir dan tertinggi malah tidak masuk zonasi. Padahal sekolah swasta harus ke sekitar kota Klaten, jaraknya jauh," kata Subur.

Akhirnya Bisa Sekolah

Setelah ditangani Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, belasan remaja itu akhirnya bisa masuk SMAN Kemalang. Subur mendapatkan kabar itu setelah warganya diundang pihak sekolahan.

"Untuk hasil kemarin yang jelas mereka bisa sekolah. Jadi bisa sekolah di situ tapi mekanismenya seperti apa saya belum tanya lebih jauh," ungkap tokoh masyarakat warga Desa Tegalmulyo, Kemalang, Subur kepada detikJateng, Sabtu (4/7/2026) siang.

"Yang jelas mereka diterima di SMAN Kemalang. Informasinya demikian, coba nanti kalau ketemu dengan warga yang kemarin rapat saya tanyakan," imbuhnya.

Penjelasan Dinas

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa tengah, Sadimin menjelaskan pihaknya sudah menggelar rapat dengan SMAN Kemalang. Rumah calon murid juga sudah disambangi.

"Hasil koordinasi ternyata ada sebanyak 15 CMB (calon murid baru) yang belum diterima di SMAN 1 Kemalang yang berasal dari desa-desa di Kemalang. Setelah didata ulang, dua orang mendapatkan sekolah," terang Sadimin kepada detikJateng.

Dia juga menjelaskan ada 13 anak yang belum mendapatkan sekolah. Namun ia menegaskan 13 anak itu dapat melanjutkan di SMA kemitraan yang telah ditunjuk oleh Disdik.

"Maka ke 13 anak dapat melanjutkan di SMAS kemitraan yang telah ditunjuk oleh Disdik dengan tempat belajar di SMAN 1 Kemalang. Karena kondisi geografis dan jarak yang jauh," lanjut Sadimin.

"Jadi anak bisa tetap bersekolah, " imbuhnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads