Puluhan bangkai kapal nelayan mangkrak di sepanjang Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Kondisi ini memicu tersendatnya aliran sungai dan mengganggu kapal nelayan yang berlalu lalang.
Kondisi tersebut diketahui setelah Tim Terpadu Maritim Juwana melakukan pendataan bangkai kapal-kapal mangkrak yang berada di alur Sungai Silugonggo, Kabupaten Pati, hari ini.
Pendataan ini dimulai dari pagi sampai siang. Tim menyusuri alur Sungai Silugonggo menggunakan satu unit kapal tambangan untuk mendata kondisi kapal yang tidak beroperasi lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil pendataan menunjukkan terdapat 26 kapal mangkrak yang berada di sepanjang alur Sungai Silugonggo," kata Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Hendrik mengatakan, selain menghitung jumlah kapal, petugas juga melakukan identifikasi kepemilikan sebagai dasar tindak lanjut proses penertiban dan evakuasi.
"Pendataan ini menjadi langkah awal untuk memastikan jumlah kapal beserta pemiliknya sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai regulasi," jelasnya.
Hendrik bilang, keberadaan kapal mangkrak di alur pelayaran berpotensi mengganggu aktivitas kapal nelayan. Dampaknya, kapal lainnya yang melintas di Sungai Silugonggo bisa tersendat atau macet.
"Kami ingin memastikan alur pelayaran tetap aman, lancar, dan tidak terganggu oleh kapal-kapal yang sudah tidak digunakan," katanya.
Hasil pendataan ini akan dikoordinasikan dengan Pengelola Pelabuhan Perikanan Pantai Juwana. Selanjutnya, instansi terkait akan memberikan surat peringatan kepada pemilik kapal sebelum dilakukan langkah penanganan sesuai ketentuan.
"Seluruh proses akan dilaksanakan secara bertahap. Pemilik kapal akan diberikan pemberitahuan terlebih dahulu sehingga penyelesaiannya tetap mengedepankan mekanisme yang berlaku," jelasnya.
"Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar persoalan kapal mangkrak di Sungai Silugonggo dapat diselesaikan secara efektif dan memberikan kepastian bagi seluruh pengguna alur pelayaran," lanjut dia.
