Akhir Juni 2026 dihiasi dengan Strawberry Moon di langit malam. Namun, tahukah kamu bahwa sejatinya, Strawberry Moon 'hanyalah' nama untuk purnama bulan Juni?
Ketika mendengar nama 'Strawberry Moon', detikers mungkin berpikir bulan purnama ini memiliki warna merah muda. Faktanya, sebagaimana dijelaskan laman Space, warna bulan purnama ini bukanlah pink.
Alih-alih, Strawberry Moon tampak berwarna keemasan atau oranye. Penyebabnya, sinar Matahari yang dipantulkan Bulan mesti melewati lapisan tebal atmosfer Bumi. Alhasil, warna yang lebih 'hangat' mendominasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, apa yang menyebabkan bulan purnama Juni disebut Strawberry Moon? Simak serba-serbinya melalui paparan berikut ini.
Asal Nama Strawberry Moon Juni 2026
Disadur dari Royal Museum Greenwich, setiap bulan purnama dalam setahun Masehi memiliki nama masing-masing. Contoh, purnama Januari disebut Wolf Moon, sedangkan milik Agustus adalah Sturgeon Moon.
Bulan purnama Juni di sisi lain disebut Strawberry Moon. Nama ini berakar dari momen panen buah stroberi di Amerika Utara yang jatuh bulan Juni.
Lebih lanjut, menurut penjelasan di The Old Farmer's Almanac, purnama Juni memiliki banyak nama lain. Di antaranya adalah Hot Moon oleh penduduk asli Amerika dan Egg Laying Moon versi Suku Cree.
Mitos Strawberry Moon: Cocok untuk Menikah
Di Eropa, di mana Strawberry Moon juga kerap disebut Rose Moon, periode purnama Juni dianggap sebagai momen tepat untuk menikah. Dirujuk dari buku Strawberry Moon: Antara Ilmu dan Tradisi oleh Muhammad Afdan Rojabi, konon, menikah di bawah cahaya Strawberry Moon membuat pasangan diberkati dengan kesuburan, kebahagiaan, dan kelimpahan cinta.
Bukan hanya pernikahan, kemunculan Strawberry Moon juga dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memulai suatu hal. Alhasil, memulai proyek, membuat perubahan dalam hidup, hingga membuka usaha banyak dilakukan.
Kepercayaan lain yang melingkupi Strawberry Moon berkaitan dengan mimpi. Kehadiran purnama Juni ini dianggap bisa menguatkan intuisi dan makna mimpi. Alhasil, ada kepercayaan yang menyarankan untuk memperhatikan mimpi-mimpi saat Strawberry Moon karena bisa jadi merupakan petunjuk atau berisi pesan penting.
Dirujuk dari buku Wariga dan Primbon: Memahami Pertanda Kehidupan tulisan Miswanto, menarik untuk diketahui beberapa mitos seputar bulan yang muncul di mimpi. Berikut daftarnya:
- Melihat bulan purnama: Usaha baik dan dikasihi orang agung.
- Melihat gerhana bulan: Akan sedih hati.
- Menelan bulan: Akan tinggi derajatnya.
- Bulan sabit: Akan ada orang kesusahan.
- Bulan kembar: Pertanda ada raja berlaga dengan raja.
- Kejatuhan bulan: Bakal menerima rezeki.
- Mendarat di bulan: Cita-cita tercapai.
Jadwal Strawberry Moon 2026 Malam Ini
Dalam dokumen 'Fase-Fase Bulan dan Jarak Bumi-Bulan pada Tahun 2026' yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), purnama Juni disebut mencapai puncaknya pada tanggal 30 pukul 06.56 WIB. Pada momen itu, Bulan berjarak 405,251 kilometer dari Bumi.
Meski momen puncaknya sudah berlalu, keindahan Strawberry Moon tetap bisa dilihat malam ini, Selasa, 30 Juni 2026. Yang terbaik adalah melihatnya beberapa saat setelah Bulan muncul di ufuk timur.
Cara Melihat Strawberry Moon 2026 Malam Ini
Berbeda dengan fenomena lain yang membutuhkan cara atau alat khusus, Strawberry Moon dapat disaksikan bermodalkan mata telanjang. Agar lebih maksimal, coba terapkan sederet tips ini:
- Cari lokasi minim polusi cahaya, seperti area terbuka, perbukitan, atau pinggiran kota. Dengan demikian, bulan tampak jelas.
- Pastikan langit cerah dan bebas dari awan tebal. Cek prakiraan cuaca sebelum berangkat.
- Mulai amati sejak bulan terbit di ufuk timur. Pada fase ini, bulan biasanya lebih besar karena efek ilusi bulan.
- Pilih tempat dengan pandangan ke arah timur yang tidak terhalang gedung, pepohonan, atau bukit.
- Gunakan teropong atau teleskop jika ingin melihat permukaan bulan dengan lebih jelas.
- Abadikan keindahan bulan dengan kamera atau ponsel pintar.
Demikian pembahasan ringkas mengenai Strawberry Moon Juni 2026 yang bisa disaksikan malam ini. Semoga menambah wawasan detikers, ya!
(num/aku)
