Memburu Pengemudi Mobil Hitam Penabrak 4 Kendaraan di Semarang

Memburu Pengemudi Mobil Hitam Penabrak 4 Kendaraan di Semarang

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 30 Jun 2026 07:28 WIB
Kecelakaan beruntun di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026).
Kecelakaan beruntun di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Solo -

Polisi masih memburu pengemudi mobil Hyundai hitam yang diduga menjadi pemicu kecelakaan beruntun di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Pengemudi tersebut melarikan diri usai menghantam empat kendaraan lain dan hingga kini identitasnya masih menjadi misteri.

Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (28/6/2026) petang itu melibatkan lima kendaraan, terdiri dari dua mobil dan tiga sepeda motor. Tujuh orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Pantauan detikJateng di Jalan Tentara Pelajar tepatnya di depan Richeese, Minggu (28/6/2026) pukul 19.20 WIB, kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah mobil hitam Hyundai dengan nomor polisi B 2543 AIC, mobil silver Splash dengan nopol H 1716 DM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlihat di kolong mobil Splash silver ada motor Honda Beat hitam K 5932 BZC sedangkan motor Vario dengan nopol H 5715 MC dan motor CB 150 X nopol DR 4500 EL sudah dipinggirkan.

Berawal dari Dugaan Tabrak Lari

Berdasarkan keterangan saksi, mobil Hyundai hitam sudah melaju tidak terkendali sebelum tiba di lokasi kecelakaan beruntun sekitar pukul 18.30 WIB. Bahkan, sekitar 350 meter dari titik tabrakan, mobil tersebut diduga lebih dulu menabrak seorang pengendara motor di depan SMA Muhammadiyah.

ADVERTISEMENT

"Mobil hitam itu sudah nabrak motor lain di Muhammadiyah, yang ditabrak seorang bapak sama anaknya, anaknya nangis," kata saksi mata, Angga (39).

Mobil itu kemudian terus melaju ke arah barat dan sempat dikejar pemotor. Saat hendak berputar balik di dekat lampu merah, kendaraan tersebut menghantam Suzuki Splash yang datang dari arah berlawanan hingga memicu tabrakan beruntun dengan tiga sepeda motor lainnya.

Pengemudi Hyundai Kabur

Saksi lain, Hanifah (27), mengaku berada tepat di belakang mobil Suzuki Splash ketika kecelakaan terjadi. Ia melihat Hyundai hitam melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan.

"Mobil hitam itu posisinya adalah dia mau sepertinya kayak mau putar balik. Orang-orang bilangnya mobil itu sudah mulai menabraki orang dari warung Padang," kata Hanifah.

Menurutnya, ketika polisi tiba di lokasi, pengemudi Hyundai sudah tidak berada di tempat.

"Kata orang-orang kabur (sopir mobil hitam) dan juga katanya orang-orang posisinya mabuk gitu. Jadi ini kayaknya masih dicari," ujarnya.

Polisi Masih Memburu Pengemudi

Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, mengatakan pengemudi Hyundai meninggalkan lokasi sesaat setelah kecelakaan terjadi.

"(Pengemudi Hyundai masih belum ditangkap?) Betul, masih dalam lidik," kata Novita, Senin (29/6/2026).

Kendaraan Hyundai hitam yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti. Pengemudinya kabur sesaat setelah kejadian.

"Identitas pengemudi Hyundai warna hitam tidak diketahui karena setelah kejadian meninggalkan TKP," ujarnya.

Novita juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan maupun identitas pengemudi tersebut untuk memberikan informasi kepada kepolisian.

"Barangkali ada warga masyarakat yang mengetahui dan melihat, bisa bantu menginfokan kepada kami," ujarnya.

Tujuh Orang Terluka

Polisi mencatat total tujuh orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Mereka terdiri atas pengemudi dan tiga penumpang Suzuki Splash, serta tiga pengendara sepeda motor.

"Korban ada tujuh, yaitu pengemudi Suzuki Splash, tiga pengendara sepeda motor, serta tiga penumpang Suzuki Splash. Mengalami luka ringan," tutur Novita.

Para korban mengalami berbagai luka, mulai dari cedera kepala, nyeri dada, luka pada tangan dan kaki, hingga sobekan pada bibir dan pelipis. Seluruh korban menjalani perawatan di RS Pantiwilasa Dr Cipto dan RS Primaya Semarang.

Penyelidikan Terus Berlanjut

Selain memburu pengemudi, penyidik juga masih mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas pelaku.

"(Sudah ada CCTV di sekitar lokasi yang merekam pengemudi?) Masih kami dalami," kata Novita.

Ia juga menjelaskan dari penyelidikan saat ini, kecelakaan bermula ketika mobil Hyundai hitam melaju dari arah timur ke barat. Diduga saat mendahului kendaraan di depannya, mobil itu berjalan terlalu ke kanan.

"Saat mendahului kendaraan di depannya berjalan terlalu ke kanan, melewati marka tengah tidak terputus, dan kurang waspada pandangan depan," ucapnya.

Akibatnya, Hyundai bertabrakan dengan Suzuki Splash silver yang melaju dari arah berlawanan. Benturan membuat Hyundai berputar dan kembali menabrak sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah timur ke barat.

"Sementara mobil Suzuki Splash terdorong ke belakang hingga menghantam motor Honda CBR dan Honda Beat yang berada di belakangnya," jelasnya.




(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads