Kakek berinisial EM (67) warga Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, ditemukan tewas diduga dibunuh di rumahnya. Pria itu tewas dengan luka memar.
Kabar meninggalnya kakek EM ini diterima Ketua RT 3/RW 9 Kelurahan Arcawinangun, Nartim pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Kala itu, korban ditemukan sudah terbaring di kamarnya dan ditutup kain.
"Saya dibangunin, diketuk pintunya itu jam 2 pagi. Terus ke lokasi. Karena di RT ada petugas keamanan, kita musyawarah dulu. Tidak ada yang berani masuk, akhirnya sepakat melihat dari luar, difoto dulu baru keluar lagi. Tidak ada yang berani pegang jasadnya," kata Nartim, saat ditemui di kediamannya, Sabtu (27/6) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga mulai curiga saat melihat jasad korban. Hal ini karena ditemukan luka memar di bagian kepalanya.
"Jasadnya berada di kamar tidur. Ada luka di kepala, memar di bagian kepala. Tubuhnya sudah ditutupi kain, kemungkinan sama istrinya. Untuk melihat lukanya kainnya dibuka sedikit," ujarnya.
"Dari tetangga yang lihat pertama kali jasadnya juga sudah curiga ini meninggalnya tidak wajar. Kemungkinan besar dibunuh karena ada luka, itu ada darah mengalir dari telinga," ungkapnya.
Selain itu, istri korban berinisial IF (60) sempat meminta kematian suaminya tak dilaporkan ke polisi.
"Istrinya sempat bilang ke tetangga dan saya, minta jangan lapor polisi. Dia bilang agar cepat dimandikan dan dikubur. Jangan sampai tahu polisi, nanti urusannya panjang," ujarnya.
Korban selama ini hanya tinggal berdua dengan istrinya. Sedangkan, kedua anaknya merantau ke luar daerah yakni Kalimantan dan Temanggung.
Warga mengaku tak mendengar ada keributan atau suara gaduh dari rumah korban sebelum jasad EM ditemukan. "Tidak ada yang mendengar suara gaduh sebelumnya," ujar Nartim.
Meski begitu, selama ini korban dikenal sudah sakit-sakitan. Sehari-hari korban membuka bengkel dengan dibantu seorang karyawan.
"Korban buka bengkel, kemarin masih buka. Kecuali hari Minggu tutup. Punya satu karyawan, cuma tidak tinggal di situ. Korban memang sudah sakit-sakitan, jadi jarang jaga di bengkel," ungkapnya.
Polisi Buru Terduga Pelaku
Sementara itu, polisi sudah melacak terduga pelaku pembunuhan korban. Kedua terduga pelaku disebut kabur ke luar kota.
"Ada dua orang terduga pelaku yang masih kita kejar ke luar kota, tapi masih di Jawa Tengah. Terduga pelaku ini pakai mobil. Masih pengejaran," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Ardi Kurniawan saat ditemui di Mapolresta Banyumas, Minggu (28/6).
(ams/ams)
