Satu unit truk bermuatan paket terbakar di Jalan Tol Semarang-Solo Km 464+500 A, Kota Salatiga, dini hari tadi.
Kebakaran itu bermula saat api muncul dari bagian as roda yang patah. Hal itu dikatakan si pengemudi truk bernama Dennys. Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengatakan api dengan cepat membesar dan sulit dipadamkan sendirian.
"Pertamanya babon ban (as roda) patah, keluar api. Saya telepon PJR tapi nggak datang-datang. Iya (kemudian tambah besar apinya)," kata Dennys kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi pas keluar api kami kan pakai siram, tapi nggak keluar. Untung ada mobil tangki tadi, minta APAR-nya dia, tapi tetap aja nyala terus. Kemudian datang pemadam kebakaran," imbuhnya.
Dennys menuturkan bahwa truk bernomor polisi B-9995-TDE itu membawa paket barang-barang dari jasa titip atau jastip. Ia berangkat dengan satu orang lain dari Jakarta dengan tujuan ke Flores.
"Muatan granit sama barang jastip kayak pakaian-pakaian gitu, springbed. Dari Jakarta mau ke Flores. Ada (penumpang lain) teman satu, yang nebeng dia. Nggak ada (korban)," ujar Dennys.
Terpisah, Kasi Pemadam dan Penyelamatan Bidang Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Asih Budi Lestari mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. Pihaknya tiba di lokasi pukul 00.33 WIB
"As patah, lalu keluar api dari ban, kemudian merembet ke atas barang bawaan paket," kata Budi.
Budi menuturkan, pihak lain seperti Jasa Marga, BPBD Kota Salatiga, Damkar Kabupaten Semarang Pos Tengaran, Getasan, dan Ambarawa turut dikerahkan dalam proses pemadaman.
"Selesai pemadaman 02.53 WIB," kata Budi.
Penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian materiil belum diketahui. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
(dil/dil)
