PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum lama ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan, tepatnya pada 18 Juni 2026 kemarin. Salah satu agendanya adalah mengubah susunan dewan direksi.
Sebanyak 12 nama keluar sebagai hasil rapat, termasuk jabatan wakil direktur utama yang diamanahkan kepada Yusuf Didi Setiarto. Posisi direktur utama (dirut) sendiri tetap dipegang oleh Darmawan Prasodjo.
"Tidak ada pergantian dirut," ujar Komisaris PLN Andi Arief kepada detikcom, Kamis malam (18/6/2026).
Itu berarti, Darmawan Prasodjo sudah memegang jabatan sebagai dirut PLN selama kurang lebih 5 tahun. Sebenarnya, siapa itu Darmawan Prasodjo? Bagaimana kariernya? Berapa harta kekayaannya? Simak profilnya berikut ini.
Riwayat Pendidikan Darmawan Prasodjo
Berdasarkan catatan detikNews, Darmawan diketahui pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Magelang. Selesai masa putih abu-abu, Darmawan mengikuti program beasiswa dari BPPT yang dinakhodai BJ Habibie.
Singkat cerita, ia lulus seleksi beasiswa tersebut dan dikirim berkuliah ke Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam, pria kelahiran Magelang, 19 Oktober 1970, ini belajar di program studi Ilmu Komputer Texas A&M University.
Keterangan di akun LinkedIn-nya menunjukkan Darmawan lulus sarjana pada 1994. Ia kemudian meneruskan studi ke Master Ilmu Komputer pada 1998-2000 di universitas yang sama.
Selang 4 tahun kemudian, Darmawan melanjutkan perjalanannya dengan menempuh pendidikan jenjang doktoral fokus Natural Resource Economics di Texas A&M University. Tercatat, Darmawan lulus tahun 2011.
Karier Darmawan Prasodjo: Kaprodi-Dirut PLN
Sebagai lulusan Amerika Serikat, karier Darmawan malang melintang di berbagai bidang, bahkan sejak masih berkuliah.
Sebelum kembali ke Indonesia pada 2012, Darmawan sempat menjadi research economist di Duke University selama setahun. Ia juga pernah bekerja sebagai GIS Developer di Hazard Reduction & Recovery Center Texas A&M University pada 2008-2009.
Di tanah air, dirut PLN ini bekerja sebagai Direktur Indonesia Center for Green Economy di Universitas Surya pada November 2012-Mei 2013. Kala itu, ia juga sekaligus menjabat Ketua Prodi Green Economy universitas yang sama.
Sosok yang akrab disapa Mas Darmo ini tercatat pernah mencoba masuk dunia politik. Tepatnya pada 2013 lalu, Darmawan menjadi calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dapil Jateng V. Namun, ia gagal melenggang ke Senayan karena kalah suara.
Lompat ke 2015, Darmawan Prasodjo didapuk Presiden Joko Widodo sebagai Deputi I Kepala Staff Kepresidenan (KSP). Jabatan tersebut ia emban hingga Desember 2019 sebelum bergeser ke PLN.
Pada 2019, Darmawan ditunjuk sebagai wakil direktur utama PLN, membersamai Zulkifli Zaini. Kariernya menanjak ketika pada 2021, Darmawan diangkat sebagai direktur utama PLN berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. SK-389/MBU/12/2021. Posisi dirut PLN terus diampunya sampai sekarang.
Harta Darmawan Prasodjo di LHKPN Terbaru
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jumlah harta bersih Darmawan Prasodjo periodik 2025 adalah Rp 110.072.697.106 (110 miliar). Jumlah itu tersusun atas:
- Kekayaan tanah dan bangunan: Rp 45.706.500.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp 1.262.000.000
- Harta bergerak: Rp 130.000.000
- Surat berharga: Rp 20.588.000.000
- Kas dan setara kas: Rp 42.976.764.551
- Harta lainnya: Rp 35.000.000
Dari daftar laporan yang bisa diakses publik di laman E-LHKPN KPK, harta kekayaan Darmawan Prasodjo tampak konsisten bertambah tiap tahun. Sejak menjabat sebagai dirut PLN pada 2021, segini jumlah kekayaan bersihnya per tahun:
- 2022: Rp 46.298.502.163
- 2023: Rp 70.937.351.686
- 2024: Rp 104.422.909.444
- 2025: Rp 110.072.697.106
Demikian profil ringkas Darmawan Prasodjo, pria asal Magelang yang sudah mengampu jabatan dirut PLN selama sekitar 5 tahun.
Simak Video "Video: Bos PLN Hadap Prabowo, Lapor Listrik di Pulau Jawa Mulai Membaik"
(num/ahr)