Geger Temuan Kerangka Manusia di Panggung Jepara

Geger Temuan Kerangka Manusia di Panggung Jepara

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 23 Jun 2026 12:02 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
ilustrasi garis polisi. Foto: Rachman Haryanto
Jepara -

Penemuan kerangka manusia di Desa Panggung, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, jadi viral di media sosial. Polisi pun turun tangan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kerangka manusia tersebut.

Kabar ini diunggah di sejumlah media sosial, salah satunya diposting akun Facebook Suara Jepara. Pada unggahan ini memperlihatkan seorang warga yang sedang di sawah menemukan kerangka manusia. Warga pun melaporkan kejadian ini kepada polisi.

"Warga Desa Panggung, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara mendadak digemparkan dengan adanya penemuan kerangka manusia pada Minggu (21/6/2026). Informasi yang beredar, bagian yang ditemukan warga di area sawah garam tersebut berupa tengk0rak kepala dan bagian tangan," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Selasa (23/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimintai konfirmasi, Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna membenarkan adanya penemuan kerangka manusia di sawah pada Minggu (21/6) lalu. Beberapa tulang itu di antaranya tulang tengkorak dengan kondisi masih tampak gigi bagian kanan dan kiri.

ADVERTISEMENT

"Berikutnya ada tulang kaki bagian bawah, tulang lengan atas, tulang lengan bawah, tulang rusuk, tulang belakang," jelasnya saat dihubungi wartawan, Selasa (23/6/2026) siang.

Dwi mengatakan, kerangka manusia itu kemudian dibawa ke rumah sakit untuk tindakan lebih lanjut.

"Setelah itu tulang tengkorak dan tulang yang lain tersebut dibawa ke RSUD RA Kartini Jepara untuk tindak lanjut," jelasnya.

Dwi menjelaskan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan kerangka manusia ini. Dia mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan sanak keluarga agar melaporkan kepada polisi.

"Masih dalam penyelidikan, monggo kalau ada yang merasa kehilangan keluarganya bisa disampaikan ke kami, agar kami lakukan tes DNA, apakah identik atau tidak dengan temuan," ujarnya.



(dil/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads