Wakil Kota Solo, Respati Ardi, menanggapi pernyataan Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, yang mengaku kecewa usai Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memasang baliho ucapan ulang tahun untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Respati mengaku siap salah kepada Ardianto.
"Kalau masalah yang ada, yang kemarin dari Pak Ketua, pokoknya siap salah, siap salah," kata Respati ditemui di Kantor Disnaker Solo, Laweyan, Selasa (23/6/2026).
Respati mengatakan bahwa pemasangan baliho tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap Jokowi. Diketahui, Jokowi pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo periode 2005-2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai bentuk apresiasi. Pokoknya siap salah, Pak Ketua (Gerindra)," ucapnya.
Lebih lanjut, Respati berharap mendapat keberkahan dari ulang tahun Jokowi. Apalagi, kata dia, saat ini Solo masih mendapat berkah yang baik.
"Ya, beberapa (titik). Biar kita keberkahan. Berkat beliau. Hari ini pun Kota Solo tetap mendapatkan berkah, ya," pungkasnya.
Baliho ucapan ultah Jokowi di Jalan dr Wahidin, Purwosari, Laweyan, Solo, Senin (22/6/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng |
Gerindra Solo Kecewa
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Solo memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-65 pada Joko Widodo (Jokowi) lewat baliho. Langkah Pemkot ini memicu kekecewaan dari Partai Gerindra Solo.
Pantauan detikJateng, salah satu baliho ucapan ultah itu terpasang di Jalan dr Wahidin, Purwosari, Laweyan. Baliho tersebut bergambar Jokowi yang tengah tersenyum dengan mengenakan kemeja putih.
Di baliho milik Pemkot Solo itu tertulis ucapan ulang tahun untuk Jokowi. Di atas foto Jokowi terdapat logo Pemerintah Kota dan logo Kota Solo The Spirit of Java.
"Pemerintah Kota Surakarta mengucapkan 21 Juni 2026 Selamat Ulang Tahun ke-65 Bp. Ir. H. JOKO WIDODO PRESIDEN KE-7 RI," demikian tulisan di baliho tersebut seperti dikutip detikJateng, Senin (22/6).
Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto, mengaku kecewa dengan pemasangan baliho tersebut. Dirinya mendapatkan laporan ada tujuh baliho yang terpasang.
"Saya dapat laporan dari beberapa rekan-rekan bahwa ada semacam ucapan dari beliaunya ada di beberapa, sekitar 7 titik, tapi semua pakai balihonya milik Pemkot Kota Surakarta," kata Ardianto ditemui di Gedung DPRD Solo, Senin (22/6).
Ardianto menduga ucapan tersebut sebagai kejutan untuk Jokowi. Meski begitu, ia merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi.
"Nah, itu kalau analisa saya mungkin Mas Wali anu ya, eh memberikan semacam apa ya, surprise atau apa, saya kurang begitu paham juga. Hm, padahal ya saya juga merasa cukup kecewa juga, selaku Ketua DPC (Gerindra)," ujarnya.
Kekecewaan Ardianto bukan tanpa alasan. Sebagai ketua partai di tingkat cabang, ia mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
"Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan Mas Wali kepada Pak Jokowi, tetapi kenapa Pak Prabowo tidak ada. Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra," sesalnya.
(apu/aku)

