Polisi melakukan rekayasa lalu lintas setelah adanya penutupan jalan Jepang-Mejobo Kabupaten Kudus. Penutupan ini karena adanya pengecoran jalan yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan.
KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Zubaidi, melaporkan kondisi lalu lintas di perempatan Jepang Kecamatan Mejobo setelah adanya perbaikan jalan.
"Situasi kondisi arus lalu lintas di simpang perempat Jepang Kecamatan Mejobo pukul 16.50 WIB," kata Zubaidi dalam siaran video yang diterima detikJateng, Kamis (18/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zubaidi mengatakan pengecoran jalan dilakukan di Jalan Jepang. Imbasnya akses jalan tersebut ditutup total.
"Di simpang ini dari Mejobo ke Jepang dilakukan pengecoran dan dilakukan penutupan secara total," jelas dia.
Dia bilang polisi melakukan rekayasa lalu lintas bagi warga yang melintas di jalan Jepang-Mejobo. Untuk kendaraan dari arah Mejobo ke Jepang dilewatkan simpang empat Brayung ke utara sampai dengan simpang 3 Buk Duwur Pantura Kudus.
"Kemudian dari simpang 4 Indomaret Mejobo sampai dengan ke utara sampai dengan simpang Sumber," jelas dia.
"Dari arah Jepang ke Mejobo dari simpang 3 Jepang ke arah utara sampai dengan SMA Negeri 1 Bae," dia melanjutkan.
Zubaidi mengimbau kepada warga pengguna jalan agar berhati-hati dan sabar. Perbaikan jalan ini diperkirakan berlangsung selama 14 hari ke depan.
"Kami mengimbau pengguna jalan agar bersabar utamakan keselamatan dalam perjalanan. Untuk lamanya pekerjaan 14 hari," terang dia.
(apl/alg)
