Beredar video keributan diduga melibatkan salah satu perguruan silat dengan kelompok yang belum diketahui identitasnya saat malam 1 Suro dini hari tadi. Insiden itu disebut terjadi di wilayah Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
Akibat bentrokan yang berlangsung singkat tersebut, satu sepeda motor matik yang berada di lokasi sempat terbakar di bagian bawah. Namun segera berhasil dipadamkan, sehingga tidak sampai hangus.
Plt Kapolsek Banyudono, AKP Tri Hartono, dimintai konfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian itu. Ia menjelaskan kronologi kejadian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikemukakan dia, pihaknya bersama anggota lainnya malam itu mendapat tugas untuk penyekatan di Ngasem. Kemudian, petugas geser ke Bangak. Saat di Bangak itulah mendapat informasi jika terjadi bentrokan tersebut.
"Kebetulan saya kan jatah penyekatan di Ngasem. Dari Ngasem saya geser di Bangak. Terus ada kejadian itu ya kita sama-sama penanganan," jelasnya kepada para wartawan Rabu (17/6/2026).
Lokasi keributan berada di jalan raya Solo-Semarang, di sekitar rest area Banyudono. Menurut Tri Hartono, tidak ada korban luka dalam kejadian itu.
"Tidak ada (korban luka), korban tidak ada. Korban material cuma sepeda motor (Honda) Beat, cuma kebakar sedikit di lantainya itu," jelasnya.
Tri menjelaskan, bentrokan pecah sekira pukul 01.00 WIB Rabu (17/6) dini hari. Pada malam 1 Suro itu, salah satu perguruan silat tengah menggelar kegiatan di Singkil, Karanggeneng, Boyolali. Usai kegiatan, mereka hendak pulang dan konvoi dari arah barat.
"(Pemicunya) Itu kan datangnya tiba-tiba. Sebenarnya itu mungkin mau pulang, karena kegiatannya (sudah selesai), mau pulang terus dihadang rombongan dari timur itu," ungkapnya.
"Motor yang terbakar (milik) rombongan dari arah barat. Yang dari timur itu dari mana nggak tahu karena begitu kejadian terus lari. Cepat sekali kejadian itu," imbuh dia.
Menurut dia, masyarakat sekitar juga langsung membantu memadamkan api yang membakar motor itu. Sehingga langsung bisa dipadamkan dan yang terbakar hanya sebagian kecil saja. Situasi pun kondusif kembali. Pemilik motor juga memilih tidak memperpanjang perkara.
(apu/ahr)
