Seekor ular piton sepanjang 2 meter membuat geger warga Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Ular itu sempat dikira polisi tidur sebelum akhirnya masuk ke warung ayam goreng.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan, peristiwa itu terjadi di Barusari Baru IV, Minggu (14/6/2026) dini hari tadi pukul 02.00 WIB.
Petugas Damkar Kota Semarang yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Ia mengatakan ular tersebut pertama kali terlihat melintang di jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya ada orang lewat, dikira polisi tidur. Ternyata ular. Sempat terlindas kendaraan juga," kata Tantri saat dihubungi detikJateng, hari ini.
Karena terkejut, ular itu kemudian bergerak menuju sebuah rumah yang sekaligus merupakan ayam goreng dan penyetan. Ular itu lantas masuk ke dalam warung dan bersembunyi di bawah kulkas.
"Ularnya lari ke warung, terus masuk ke belakang kulkas. Pemilik warung tahu ada ular di situ, terus menghubungi Damkar," jelasnya.
Sebanyak lima personel rescue Damkar Kota Semarang pun diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan evakuasi ular. Proses evakuasi berlangsung mudah karena posisi ular sudah diketahui.
"Tidak ada kendala karena posisi ularnya sudah jelas berada di bawah kulkas," ujarnya.
Ular piton 2 meter ngumpet di warung ayam goreng Semarang, Minggu (14/6/2026). Foto: dok. Damkar Semarang |
Petugas kemudian mengevakuasi ular menggunakan penjepit khusus. Operasi penyelamatan selesai sekitar pukul 03.10 WIB, ular juga belum sempat memangsa apapun.
"Ularnya piton, panjangnya 2 meter, tapi nggak berbisa. Nggak makan ayamnya juga," celetuknya.
Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan dalam kejadian tersebut. Tantri pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan melapor jika menemukan ular, agar dibantu evakuasi oleh Damkar Kota Semarang.
(azu/ams)

