Nuri Agus Eks Kiper Persiku yang Hilang Sempat ke Temanggung dan Magelang

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 13 Jun 2026 16:45 WIB
Eks Kiper Persiku Nuri Agus Hilang. Foto: Dok. IG Nusaliga
Solo -

Mantan penjaga gawang Persiku Kudus, Nuri Agus Wibowo, dilaporkan sudah hilang sejak Senin (8/6), atau lima hari terakhir. Keluarga mengungkap Nuri sempat terdeteksi berada di Temanggung dan Magelang.

Sang kakak, Barep Wahyudi, menuturkan dia segera melacak adiknya sejak keluar rumah di daerah Jungke, Karanganyar, pada Senin (8/6) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, Nuri pergi tanpa membawa baik handphone, pakaian, maupun berpamitan.

Dari ojek online yang sempat dipesan Nuri, Barep mendapat informasi adiknya diturunkan di kawasan Purwosari, Solo. Dia kemudian menelusuri setiap hotel, agen travel, hingga Stasiun Purwosari.

Pada Rabu (9/6), dari salah satu travel yang dia datangi, Barep diberi tahu adiknya berangkat ke Temanggung.

"Dia berangkat tanggal 9 sekitar pukul 11.00 WIB. Saya track ternyata ke Temanggung. Saya langsung menghubungi teman-teman saya di sana untuk mencari," terangnya kepada awak media di Karanganyar, Jumat (13/6/2026).

Sempat ke Magelang

Barep mengatakan, di Temanggung, Nuri ternyata menuju ke rekannya saat masih memperkuat Madura United. Saat itu Barep bergegas ke Temanggung, tetapi adiknya sudah pergi ke Magelang.

"Dia mengatakan dua hari di tempatnya, dan memang tidak bawa HP karena ingin refreshing. Kebetulan temannya itu juga cedera mau terapi ke arah Magelang. Nuri ikut, tapi minta diturunkan di pinggir jalan dekat Artos," jelasnya.

Rekan Nuri tersebut sempat hendak menjemput kiper berusia 24 tahun itu usai terapi. Namun, dia kehilangan jejak.

Barep berujar, rekan Nuri saat itu mengira dirinya hanya ingin jalan-jalan. Apalagi, Nuri juga tidak membawa HP.

Ia melanjutkan, dirinya kehilangan jejak sang adik di Magelang. Ia meminta bantuan teman-temannya di sana untuk mencari Nuri.

"Saya masih menunggu kabar dari teman-teman, saya minta untuk mencari di agen travel dan pusat keramaian. Karena dia tidak bawa HP, konektifitasnya terbatas," ujarnya.

Diduga Depresi Usai Kecelakaan

Barep melanjutkan, dia menduga adiknya itu depresi karena cedera akibat kecelakaan yang dialaminya. Cedera tersebut muncul usai kontraknya bersama Persiku habis dan dia kembali ke Karanganyar pada Februari lalu.

"Kecelakaannya saat dia sudah di Karanganyar. Dia bonceng temannya cari makan, magrib itu dia ditabrak motor yang lawan arah. Untung ada CCTV dan ada bukti, sehingga yang menabrak mengakui salah. Alasannya ngantuk," tutur Barep.

Karena kecelakaan itu, Nuri menderita patah pada salah satu jari kiri. Nuri kemudian diminta memulihkan kondisinya selama 4-5 bulan.

Barep mengatakan, kondisi itu membuat adik depresi. Ditambah, Nuri sempat mengalami benturan di kepala saat berlaga di Liga 2 melawan Persiba.

"Paska operasi dia masih masa pemulihan, dibilangi dokter 4-5 bulan. Mungkin Nuri dibilangi dokter itu langsung drop, tidak mau besar hati. Harusnya kan momen seperti ini bisa ia manfaatkan untuk istirahat, untuk pemulihan cedera, dan harus besar hati," jelasnya.

Dikatakan Barep, adiknya memang sering kepikiran dengan cedera yang dideritanya. Apalagi, kompetisi tengah libur dan dia tidak bisa mendapat tambahan penghasilan melalui pertandingan antarkampung (tarkam).

"Setelah dia ditabrak motor itu, dia seperti depresi dan kepikiran terus pekerjaannya seperti apa," ucapnya.

Hingga saat ini, pihak keluarga menduga kepergian Nuri karena ingin menenangkan diri. Meski caranya yang dianggap salah.

"Mungkin dia pergi untuk menenangkan diri, dan mungkin dia juga terlalu berfikir beban karena cederanya. Tapi tidak begitu caranya, langsung pergi tanpa pamit," kata dia.



Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"

(apu/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork