Viral Rombongan Pengemis Diantar Mobil di Rawa Jombor Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Selasa, 09 Jun 2026 15:45 WIB
Patroli Satpol-PP Pemkab Klaten di Rawa Jombor Klaten. Foto: Dok Satpol PP Klaten
Klaten -

Viral di media sosial sejumlah pengemis diantar mobil Elf dan diduga hendak beraksi di objek wisata Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. Dalam video yang beredar, para pengemis itu ditegur warga hingga kembali masuk ke mobil.

Postingan di salah satunya diunggah akun Facebook BERITA SEPUTAR JATINOM. Video yang diunggah menampilkan satu mobil Elf berhenti di tepi jalan.

Beberapa orang berusia sekitar 50-60 tahun berpakaian sederhana turun dari mobil. Namun saat ditegur warga mereka balik masuk ke mobil.

Sopir mobil saat ditanya asalnya menjawab dari Jatinom dan berangkat dari GOR. Sebab warga semakin keras dan meminta rombongan pergi, mereka akhirnya naik ke mobil.

Kabid Penegakan Perda Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten , Sulamto, menjelaskan pihaknya telah melakukan penelusuran terkait video tersebut. Dia mengatakan peristiwa terjadi pada akhir pekan lalu.

Berdasar laporan warga sekitar, pengemis drop-dropan itu biasa beraksi saat akhir pekan dari pagi hingga petang. Kini, pihaknya telah mengimbau agar warga melapor jika menemukan hal serupa.

"Droping pengemis dilakukan setiap akhir pekan atau hari Minggu mulai jam 09.00 WIB dan menjelang maghrib dijemput. Untuk itu para pelaku usaha serta warga diminta melaporkan ke Satpol-PP atau Polsek," jelas Sulamto kepada detikJateng, Selasa (9/6/2026) siang.

"Kami juga akan melakukan patroli pengawasan saat akhir pekan atau hari Minggu serta hari libur nasional untuk mencegah praktik pengemis dan gelandangan yang mengganggu kenyamanan wisatawan," imbuh Sulamto.

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Joko Hendrawan, menyampaikan sejak hari Senin dan hari ini penyisiran dilakukan di beberapa objek wisata, termasuk rawa Jombor. Hasilnya nihil

"Dari dua hari penertiban memang tidak ada pengedropan lagi. Dan memang warga sekitar Rawa Jombor itu sudah menolak," terang Joko.

Akibat penolakan warga itu, kata Joko, para PGOT tidak jadi beraksi dan langsung kembali. Indikasinya droping itu tidak hanya di rawa saja tetapi juga di objek wisata lainnya.

"Indikasinya tidak hanya di rawa tapi juga tempat lainnya. Kita juga sisir di sekitar masjid agung Al Aqsha tapi tidak ditemukan," terang Joko.

Terpisah koordinator operasional rawa Jombor, Nandung Setyawan, menyatakan droping pengemis itu batal. Sebab begitu turun langsung ditolak warga.

"Langsung ditegur sama warga disuruh bubar, ya didrop dengan mobil Elf. Memang setiap Minggu atau akhir pekan rawa Jombor semakin ramai pengunjung," kata Nandung saat diminta konfirmasi detikJateng.



Simak Video "Video: Viral! WNA Jadi Korban Jambret di Bundaran HI, Polisi Buru Pelaku"

(afn/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork