Gudang Penyimpanan Batu Bara Pabrik PT Sritex Sukoharjo Terbakar

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Minggu, 07 Jun 2026 05:45 WIB
Kebakaran yang terjadi di Pabrik PT Sritex 1, Minggu (7/6/2026). Foto: Dok. Damkar Sukoharjo
Sukoharjo -

Gudang penyimpanan batu bara di Spining 1 PT Sritex, Kecamatan/kabupaten Sukoharjo terbakar. Kobaran api muncul dari tumpukan batu bara yang disimpan.

Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, mengatakan awalnya pihak keamanan pabrik melihat kepulan asap dari ruang penyimpanan batu bara pada Senin (6/6) sekira pukul 12.30 WIB. Sempat dilakukan pemadaman mandiri, dan situasi mulai terkondisikan.

"Security melakukan patroli lagi pukul 21.30 WIB, dan banyak asap pekat di karung. Banyak bara muncul api, karet mesin produksi batu bara terbakar," kata Margono saat dihubungi detikJateng, Minggu (7/6/2026).

Dia mengatakan, hembusan angin yang cukup besar membuat api semakin membesar. Akhirnya, pihak penjaga pabrik melaporkan kejadian ke petugas Damkar.

Margono menjelaskan, pihaknya mengerahkan satu unit armada pancar, dan satu unit armada suplay ke PT Sritex 1 untuk melakukan pemadaman api.

"Damkar merespon menuju ke lokasi, sampai lokasi melakukan pemadaman sampai pendinginan untuk menurun suhu panas hingga selesai," ujarnya.

Dalam proses pemadaman, lokasi gelap tidak ada penerangan menjadi kendala. Api berhasil dijinakkan setelah 15 ribu liter air disemprotkan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka atas kejadian ini. Petugas Damkar berhasil mencegah api merembet ke ruang alat berat.

"Dugaan penyebab kebakaran karena faktor cuaca kemarau, sehingga meningkatkan suhu panas batu bara," terangnya.

Dilaporkan, area yang terbakar seluas 10X6 meter persegi, dari total area seluas 4000 meter persegi.

"Estimasi Kerusakan kurang lebih Rp 40 juta, dari Nilai aset sebelum terbakar kurang lebih Rp 400 juta," pungkasnya.



Simak Video "Video: Seluruh Siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo Lulus, 3 Diterima di LN"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork