Terkuak! Pengirim Sate Diduga Tewaskan Bu Aminah Ternyata Menantu

Terkuak! Pengirim Sate Diduga Tewaskan Bu Aminah Ternyata Menantu

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 04 Jun 2026 16:14 WIB
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra. Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Teka-teki sosok pengirim sate yang diduga menjadi penyebab tewasnya Aminah (57) terkuak. Pengirim tersebut adalah menantu korban sendiri.

Hal itu berdasarkan pengakuan menantu korban saat pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, pria yang saat ini masih berstatus saksi itu mengaku mengirimkan sate kepada mertuanya di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

"Jadi untuk perkembangan sampai dengan hari ini, sementara ini sudah ada 8 orang saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan.Kemudian juga kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, yaitu menantu dari almarhumah. Namun, statusnya masih saksi saat ini, dan masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif,"ungkap Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, kepada para wartawan Kamis (4/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikemukakan Indra, terduga pelaku diperiksa secara intensif selama 8 jam Rabu (3/6) yang berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Kepada penyidik, menantu almarhumah ini juga mengaku yang mengirimkan sate tersebut.

ADVERTISEMENT

"Dari hasil pemeriksaan sampai dengan tadi malam, kita lakukan pemeriksaan sampai dengan pukul 23.00 WIB, di mana terduga pelaku menurut dengan keterangannya menyampaikan kepada pihak penyidik, bahwa yang bersangkutan yang mengirimkan sate tersebut ke kediaman almarhum," jelas Kapolres.

Namun, kata Indra, pengakuan tersebut belum dapat menyimpulkan atau membuktikan bahwa sate itu yang menyebabkan Aminah meninggal dunia. Indra menyatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan hasil autopsi Dokkol Polda Jateng.

"Kami saat ini pun masih menunggu hasil toksikologi dari Dokpol Polda Jateng terkait dengan hasil pemeriksaan ekshumasi dan hasil uji laboratorium terkait dengan ayam ataupun yang diduga meninggal dikarenakan mengkonsumsi sate tersebut," imbuhnya.

Jika keterangan dari Dokkol sudah menyatakan ada sesuatu zat yang diindikasikan sebagai penyebab meninggalnya almarhumah Aminah dan ayamnya tersebut. Pihaknya baru bisa memutuskan terkait keterlibatan terduga pelaku dalam kasus ini.

"Oleh karena itu, terduga pelaku sampai dengan saat ini statusnya masih sebagai saksi," terangnya.

Indra melanjutkan, meski masih berstatus sebagai saksi, pihaknya juga melakukan pengawasan khusus terhadap terduga pelaku. Menurut Indra, terduga pelaku juga sudah menunjuk penasihat hukum (PH) untuk mendampinginya.

"Iya, tetap kita kita lakukan pengawasan khusus dan dari pihak terduga pelaku pun sudah menunjuk PH ataupun pengacara dalam pendampingan," tegas dia.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, sejauh ini pelaku kooperatif. Tidak melakukan hal-hal yang mencederai kegiatan penyidikan.

"Semuanya disampaikan dengan jelas. Yang bersangkutan juga tidak melakukan upaya-upaya melarikan diri atau dan lain-lain," pungkasnya.




(apl/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads