Jemaah Haji Embarkasi Solo Wafat Capai 28 Orang

Jemaah Haji Embarkasi Solo Wafat Capai 28 Orang

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 03 Jun 2026 16:18 WIB
Calon haji Embarkasi Solo saat berada di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Foto diunggah Selasa (19/5/2026).
Calon haji Embarkasi Solo saat berada di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Foto diunggah Selasa (19/5/2026). (Foto: dok. detikJateng)
Boyolali -

Jumlah jemaah haji Embarkasi Solo yang wafat kini mencapai 28 orang. Jumlah tersebut mulai dari masa pemberangkatan ke Tanah Suci hingga di awal pemulangan ini.

Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengatakan jemaah wafat sejumlah 28 orang itu terdiri 27 di antaranya wafat di Tanah Suci. Sedangkan satu jemaah meninggal dunia di Tanah Air, yakni jemaah asal Blora yang meninggal di rumah sakit Medan, Sumatera Utara, saat diberangkatkan ke Arab Saudi.

"Jemaah yang wafat sampai hari ini 28 jemaah, terdiri 27 wafat di Arab Saudi, sedangkan satu jemaah wafat di Tanah Air," ujar Nabiila Azka Amaalia, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menambahkan jumlah jemaah yang wafat pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan jumlah jemaah yang wafat itu karena dalam pemberangkatan jemaah, petugas memperketat syarat istitaah kesehatan.

"Alhamdulillah (jumlah jemaah wafat) ini penurunan yang sangat luar biasa, karena memang kemarin ada pengetatan kesehatan, sehingga kalau memang yang belum memenuhi syarat istitaah kesehatan, memang untuk ada perbaikan dahulu mungkin tahun depan bisa kita berangkatkan lagi," kata Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan dia, jemaah yang wafat tersebut karena sejumlah penyakit yang dideritanya. Ada yang karena sakit jantung, asma atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan sebagainya.

"Kalau jemaah yang wafat itu sebelum wukuf, maka di Badal Hajikan dan nanti ahli warisnya mendapatkan santunan sebesar pipi. Tapi kalau yang wafat setelah wukuf, maka mereka jemaah itu sudah melaksanakan ibadah haji, maka nanti tinggal ahli warisnya mendapatkan asuransi sebesar biaya yang dibayar oleh jemaah tersebut," terang dia.

Dari 27 jemaah yang wafat di Arab Saudi tersebut, lanjut dia, ada yang meninggal dunia sebelum wukuf, saat wukuf dan ada yang setelah wukuf.

Fitriyanto menegaskan, ke depan akan dilakukan perbaikan atau lebih diperketat lagi terkait syarat istitaah kesehatan jemaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Sehingga diharapkan jemaah yang meninggal saat pelaksanaan ibadah haji akan semakin berkurang lagi.




(aku/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads