Dua pria mencoba membegal seorang wisatawan asal Jakarta berinisial RR (33) di Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Satu orang ditangkap sedangkan lainnya berhasil kabur.
Aksi begal tersebut juga viral di media sosial yang salah satunya diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini. Akun tersebut mengatakan seorang wisatawan asal Jakarta berinisial RB menjadi korban begal di sekitar Java Mall, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, pada Senin (1/6).
Dinarasikan, korban mengendarai motor Suzuki GSX R dari Ungaran. Saat itu RB dipepet dua pria dan memaksanya untuk menyerahkan motornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, RB berusaha mempertahankan motornya yang berujung kedua pria itu menyerangnya menggunakan senjata tajam (sajam). Beruntung, senjata tersebut hanya mengenal helm yang dikenakan RB.
"Seorang wisatawan asal Jakarta berinisial RB menjadi korban percobaan begal di kawasan sekitar Java Mall, Candisari, Kota Semarang, pada Senin (1/6/2026) dini
hari. Saat mengendarai sepeda motor Suzuki GSX-R seorang diri dari arah Ungaran, korban dipepet oleh dua pria tak dikenal di simpang Java Mall. Kedua pelaku kemudian memaksa korban menyerahkan motornya. Korban berusaha mempertahankan kendaraannya hingga salah satu pelaku menyerangnya menggunakan senjata tajam. Beruntung, sabetan tersebut hanya mengenai helm yang dikenakan orban. Pelaku sempat menguasai motor korban, namun gagal membawanya kabur karena kendaraan menggunakan sistem kunci keyless sehingga tidak dapat dinyalakan. Teriakan korban mengundang perhatian warga yang segera datang ke lokasi dan berhasil mengamankan satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Rabu (3/6/2026).
Dalam unggahan tersebut tampak seorang pria bertato babak belur duduk di sebuah ruangan. Tidak dijelaskan sosok pria bertato itu.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menerangkan percobaan pembegalan itu berlangsung pada Senin (1/5) pukul 01.00 WIB. Kedua pelaku yakni laki-laki berinisial HB dan AJ.
Mulanya, RR tengah mengendarai satu unit motor Suzuki GSX R 150 dari arah Ungaran ke Kota Lama. Sesampainya di Pasar Kambing, korban dipepet oleh para pelaku dengan mengendarai satu unit motor Suzuki Satria FU.
"Korban ini berjalan dari arah Ungaran menuju ke Kota Lama. Kemudian sesampainya di Pasar Kambing, kemudian korban ini dipepet oleh dua orang menggunakan roda dua berjenis Suzuki FU," jelas Riki saat dihubungi, Rabu (3/5).
Dalam aksinya, AJ membawa senjata tajam berupa sebilah celurit. Sementara HB bertugas mengendarai motor.
Saat memepet korban, AJ kemudian menyabet RR menggunakan celuritnya. Beruntung celurit tersebut hanya mengenai helm milik RR.
"Salah satu dari pelaku ini yang dibonceng itu membawa satu sajam jenis celurit diayunkan ke korban. Sempat diayunkan ke korban mengenai helm dari korban," sebut Riki.
Usai celurit mengenai helmnya, RR pun turun dari motor dan meminta bantuan ke warga sekitar. Lantas, HB mencoba untuk mengambil motor korban. Namun, upaya HB gagal karena motor milik RR menggunakan keyless atau tanpa kunci.
"HB ini dia mencoba untuk menyalakan motor korban, tetapi karena kesulitan menyalakan akhirnya warga mendatangi pelaku ini karena mendengar teriakan daripada korban," jelas Riki.
1 Pelaku Buron
Warga yang mendengar teriakan korban lalu membekuk HB. Apesnya, HB ditinggal temannya AJ kabur yang sedari awal berada di motor FU.
"Karena yang memegang sajam masih di motor, saudara AJ ini kemudian kabur. Kemudian pelaku saudara HB itu langsung diamankan," terang Riki.
Riki menjelaskan RR tidak mengalami luka apapun. Adapun AJ saat ini masuk ke daftar pencarian orang (DPO). Dia menyebut HB berusia 33 tahun merupakan warga Kecamatan Tembalang.
"Inisial AJ masih DPO. Untuk HB sudah kita tahan" sebutnya.
Terpisah, Riki membenarkan jika foto pria bertato yang diamankan warga adalah HB.
"Benar itu HB, tapi tidak dimassa, hanya diamankan," ungkap dia.
Hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan AJ.
"Sementara masih dalam penyelidikan," pungkas Riki.
(ams/apl)
