Ribuan Umat Islam Salat Idul Adha di MAJT Magelang

Ribuan Umat Islam Salat Idul Adha di MAJT Magelang

Eko Susanto - detikJateng
Rabu, 27 Mei 2026 09:53 WIB
Ribuan umat Islam mengikuti salat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang, Rabu (27/5/2026).
Ribuan umat Islam mengikuti salat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang, Rabu (27/5/2026). (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Magelang -

Ribuan umat Islam mengikuti salat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang. Ini kali kedua MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang telah digunakan untuk salat Idul Adha.

Pantauan detikJateng, sejak pagi umat Islam mulai berdatangan menuju MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Sawitan, Mungkid. Halaman parkir MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang penuh baik sepeda motor maupun mobil. Bahkan sejumlah mobil terpaksa parkir di pinggir Jalan Soekarno Hatta.

Adapun salat Idul Adha dilangsungkan sekitar pukul 07.00 WIB, dengan imam, Kiai Reza Perdana Kusuma. Sedangkan khotbah dengan katib, Fahmi Medias, dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa pengorbanan itu tidak berhenti di Nabi Ismail dan Ibrahim, tapi pengorbanan masih terus berlanjut sampai dengan saat ini. Mengorbankan kesombongan, ego, itu menjadi pengorbanan terbaik untuk kita mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala," kata Fahmi kepada wartawan di MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang, Rabu (27/5/2026).

"Idul Adha atau dengan istilah lain Idul Kurban mengajak kita untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dengan mengambil semua hikmah dari pelajarannya Nabi Ibrahim dan Ismail untuk bisa kita selalu mendekat kepada Allah untuk menjalankan perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis mengatakan, tahun ini ada hewan kurban sapi satu ekor dari Presiden Prabowo Subianto dengan berat 1 ton 53, dan 4 ekor dari jemaah.

"Hewan kurban ini kan 1 ekor dari presiden dengan bobot 1 ton. Lalu, 4 ekor dari jemaah, dari Pak Bupati satu, Pak Wakil (Bupati) satu, Pak Ketua (DPRD) satu, begitu ya. Lalu dari BUMD, terus, Armada. Kambing semuanya ada 42 ekor," kata Asfuri.

"Nanti penyembelihan di RPH. Kenapa di RPH? Itu yang profesional. Dagingnya nanti tepat, kemudian rapi, sehat. Nanti akan didistribusikan ke masyarakat sekitar MAJT, kemudian juga di yayasan-yayasan meliputi yatim piatu, pondok pesantren," ujarnya.

Jumlah hewan kurban saat ini, kata Asfuri, tidak sebanyak tahun lalu. Saat ini, katanya, tidak mengadakan iuran dari ASN.

"Dulu (2025) ada 12 ekor sapi, tapi dulu kan memang dari ASN. Potongan itu, ini kan nggak boleh ya, sehingga kita enggak mengadakan potongan ASN dan ASN nanti diberi kesempatan untuk berkurban di rumah masing-masing, lingkungan masing-masing," ujarnya.

Untuk jamaah salat Idul Adha, kata Asfuri, diperkirakan 8.000 lebih.

"Karena penuh mungkin 8 sampai 10.000 ya, karena penuh sampai ke selasar. Kalau ukurannya sampai ini lantai 2 yang bawah, belakang, yang depan sampai ke belakang itu kan 8.000. Tadi kan sampai ke selasar dekat Ka'bah itu. Mungkin 10.000-an," tambahnya.

Usai salat Idul Adha dilangsungkan penyerahan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang dilakukan Bupati Magelang Grengseng Pamuji kepada Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis. Sapi kurban Prabowo berjenis simental ini dibeli dari peternak yang berasal dari Dusun Plutungan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

"Iya, pas waktu diperiksa itu beratnya 1 ton 53. Kemarin ditimbang lagi itu ada 1 ton 72 kg. Ya sekitar kurang lebih setengah bulan ya ada penambahan berat 21 kg," kata pemilik sapi, Sapari (41) di MAJT An-Nuur.

"Dulu saya beli Rp 42.650.000. Sekarang dibeli Pak Presiden Rp126.000.000. Batu Aji, namanya. Ini Batu Aji dari lereng Merapi-Merbabu," katanya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads