Gagahnya Kliwon, Sapi Hitam 1,1 Ton Kurban Prabowo di Semarang

Gagahnya Kliwon, Sapi Hitam 1,1 Ton Kurban Prabowo di Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Selasa, 26 Mei 2026 16:54 WIB
Sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Masjid Al Birru, yang dinamai Kliwon, di Masjid Al Birru, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (26/5/2026).
Sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Masjid Al Birru, yang dinamai 'Kliwon', di Masjid Al Birru, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (26/5/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Masjid Al Birru di RW 13 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mendapat sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto bernama 'Kliwon' untuk Hari Raya Idul Adha. Sapi jenis brangus itu memiliki bobot mencapai 1,1 ton.

Pantauan detikJateng di Masjid Al Birru, sapi besar itu sudah berdiri di halaman masjid bersama kambing yang juga hendak disembelih pada Idul Adha esok. Warnanya hitam legam dengan tanduk yang runcing membuatnya nampak sangar dibanding sapi lain.

Beberapa warga tampak sudah berkumpul menonton sapi besar pemberian pemerintah. Anak-anak kecil juga tampak berlarian di sekeliling sapi dan mencoba memberi makan sapi itu dengan rumput.

Ketua RW 13 Muktiharjo Kidul, Guntur Margiyanto mengatakan, bantuan sapi kurban dari Presiden baru pertama kali diterima di Muktiharjo Kidul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah RW 13 khususnya Masjid Al Birru baru pertama kali ini mendapatkan bantuan Presiden. Ini terpilih, satu-satunya yang tahun ini mendapat bantuan sapi presiden," kata Guntur saat ditemui di masjid, Selasa (26/5/2026).

Sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Masjid Al Birru, yang dinamai 'Kliwon', di Masjid Al Birru, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (26/5/2026).Sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Masjid Al Birru, yang dinamai 'Kliwon', di Masjid Al Birru, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (26/5/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Ia menjelaskan, sapi tersebut diserahkan ke masjid seusai salat Zuhur hari ini sekitar pukul 12.00 WIB. Sapi berbobot 1 ton 100 kilogram itu nantinya akan disembelih pada Rabu (27/5) pagi.

ADVERTISEMENT

"Beratnya 1,1 ton. Jenisnya sapi brangus. Insyaallah dieksekusi besok pagi," ujarnya.

Daging kurban dari sapi itu pun nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar Masjid Al Birru di RW 13 serta warga RW sekitar. Diperkirakan, bakal ada 500-an bungkus berisi daging sapi yang akan dibagikan ke warga sekitar.

"Jumlah warga di sini 500-an. Kalau pengalaman kemarin informasinya 1 ton itu menjadi 550-an (bungkus). Insyaallah semua bisa kebagian," jelasnya.

Guntur lantas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas adanya sapi kurban tersebut. Ia berharap sapi yang akan disembelih besok itu bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Selain sapi bantuan Presiden, tahun ini Masjid Al Birru juga menerima satu ekor sapi dan empat kambing kurban dari warga serta keluarga sekitar.

"Jadi ada dua sapi dan empat kambing, kemungkinan bisa bertambah juga," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati mengatakan, tahun lalu hewan kurban yang dibagikan di wilayah itu tidak sesuai dengan jumlah warga. Dengan adanya sapi Prabowo yang dibeli dari peternak di Tembalang, ia menyebut seluruh warga bisa mendapat daging kurban.

"Sehingga alhamdulillah ini rezeki bagi warga kami nggih karena memang warga kami di sekitar sini banyak yang masih membutuhkan," ucapnya.

"Tahun ini insyaallah semua warga akan mendapatkan pembagian hewan kurban ini, nanti juga akan diberikan untuk warga sekitar, semoga tahun ini membawa keberkahan bagi Kelurahan Muktiharjo Kidul," lanjutnya.

Sementara peternak tempat sapi itu dibeli, Masduki mengatakan, sapi itu dinamai 'Kliwon'. Kesepatakan pembelian baru terjadi sekitar sebulan terakhir meski proses pengecekan dari pemerintah sudah dilakukan sejak tahun lalu.

"Deal-nya mungkin hampir satu bulan lalu," kata Masduki.

Ia menjelaskan, sapi yang sudah berumur lima tahun itu berasal dari Sumbawa dan sudah dipelihara selama kurang lebih tiga tahun. Harga Kliwon sendiri dibanderol sekitar Rp 113 juta.

"(Syarat dari pemerintah sapinya) Yang penting sehat, gemuk, dan pemeliharannya bagus. Biasanya carinya yang satu ton ke atas," ujarnya.

Agar kondisi sapi tetap terjaga, Masduki memberikan pakan khusus setiap hari. Pakan tersebut terdiri dari campuran dedak, katul, ampas, hingga rumput segar dengan total mencapai belasan kilogram per hari.

"Kalau sapi besar itu komborannya bisa sampai 5 kg, katul 2 kg, ampas hampir 10 kg," jelasnya.

Masduki yang sudah membuka usaha penggemukan sapi sekitar 20 tahun itu mengaku bangga karena kandangnya kembali dipercaya menyediakan sapi kurban presiden. Tahun sebelumnya, salah satu sapi dari kandangnya juga dibeli untuk kurban Presiden Prabowo.

"Ya senanglah, berarti ternak kita ada nilainya sampai dibeli presiden," ungkapnya.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads