Kondisi Terkini Banjir di Batangan Pati, 2 Hari Belum Surut

Kondisi Terkini Banjir di Batangan Pati, 2 Hari Belum Surut

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 26 Mei 2026 10:00 WIB
Kondisi banjir di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Selasa (26/5/2026).
Kondisi banjir di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Selasa (26/5/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Banjir masih merendam permukiman warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Banjir ini yang sudah berlangsung dua hari ini belum juga surut.

Pantauan detikJateng di lokasi pukul 08.30 WIB banjir masih merendam jalan dan rumah warga. Genangan banjir di jalan kisaran 30 sampai 40 sentimeter. Rumah warga pun masih banyak yang kebanjiran.

Salah satu warga Ali Masrukin mengatakan dua hari ini banjir merendam di desanya. Banjir sempat surut namun kembali datang lagi setelah hujan deras terjadi sejak Minggu (24/5) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah dua hari ini, belum surut. Penyebabnya hujan deras tidak reda-reda," kata Ali ditemui di lokasi, Selasa (26/5/2026).

Ali kini terkendala jalan yang banjir. Ia pun saat pergi bekerja harus berjalan kaki menuju jalan yang tidak kebanjiran. Sementara kendaraan ia titipan di lokasi yang aman.

ADVERTISEMENT

"Harapan warga aktivitas kerja karena jalan kebanjiran. pemerintah harus segera menangani banjir, apa nggak ada pompa untuk menyedot banjir agar segera surut," kata Ali.

Kondisi banjir di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Selasa (26/5/2026).Kondisi banjir di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Selasa (26/5/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Warga lainnya, Burhan Udin mengeluh banjir tidak surut sejak kemarin. Menurutnya banjir sering melanda di desanya setiap kali hujan. Namun ia menilai pemerintah tidak serius menangani masalah banjir.

"Pemkab Pati tidak peka, banjir sudah berhari-hari tidak ada penanganan, harusnya ada pompanisasi, ini antisipasi pemerintah tidak ada," jelas Burhan ditemui di lokasi.

Dia menjelaskan dalam kurun waktu 3 hari ini sudah 2 kali banjir. Banjir pertama terjadi pada Sabtu (23/5) kemarin dan sempat surut. Namun banjir datang lagi pada hari Senin (25/5) kemarin karena curah hujan tinggi yang menyebabkan tanggul Sungai Widodaren jebol.

"Kemarin hujan deras terus tanggul jebol, sudah 2 kali ini banjir," ungkap dia.

Terpisah Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, menjelaskan untuk di Desa Ketitang Wetan ada sebanyak 538 rumah yang terdampak banjir. Terdiri dari 550 KK dengan jumlah 1.050 jiwa.

"Sedangkan kategori terendam sebanyak 150 rumah terdiri dari 162 KK dengan jumlah 354 jiwa," jelas dia.

Martinus mengatakan selain itu ada 25 hektare sawah kebanjiran. Jalan permukiman warga ada yang kebanjiran mencapai 80 sentimeter.

"Untuk warga yang mengungsi masih nihil," ujarnya.

Kondisi banjir di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Selasa (26/5/2026).Kondisi banjir di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Selasa (26/5/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Martinus mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur dengan intensitas tinggi dan kiriman air dari hulu Sungai Widodaren Kecamatan Jaken, Pucakwangi, dan Todanan.

"DAS (daerah aliran sungai) sungai Widodaren sampai dengan laut (Sungai Gedong dan Kaliombo) yang dangkal karena sedimen dan tumpukan sampah yang menyumbat di bawah jembatan, sehingga menyebabkan banjir," ungkap dia.




(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads