Trek Lari GOR TLJ Semarang Sobek-Bergelombang, Warga Sambat

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Minggu, 24 Mei 2026 16:03 WIB
Salah satu titik di lintasan lari atletik GOR Tri Lomba Juang yang rusak, Minggu (24/5/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Semarang -

Lintasan lari atletik atau jogging track di GOR Tri Lomba Juang (TLJ) Kota Semarang mengalami kerusakan pada sejumlah titik. Warga yang menggunakan trek tersebut mengeluh dan ingin segera ada perbaikan.

Pantauan detikJateng di lokasi pada Minggu (24/5/2026) pukul 15.30 WIB, belum terlalu banyak masyarakat yang beraktivitas di dalam TLJ. Terlihat sejumlah titik mengalami kerusakan dengan kondisi yang berbeda-beda.

Titik terparah kerusakan berada di lintasan lari sisi selatan. Terlihat pada jalur 4, 5, dan 6, karpet trek sudah sobek cukup luas. Sebuah cone dipasang sebagai penanda agar pelari tidak melewati jalur tersebut.

Sementara kerusakan lain tersebar merata pada di sisi timur, barat, dan utara. Terdapat karpet yang bergelombang, sobek, dan berlubang.

Salah satu warga, Fajar (25), mengaku terkejut dengan kondisi lintasan tersebut setelah lama tidak menyambangi TLJ. Namun menurutnya, sebelum trek itu rusak, air sudah kerap menggenang usai hujan deras.

"Saya sudah lama nggak jogging di sini, ini pertama kalinya setelah 1-2 tahun lalu. Kaget, perubahannya drastis, sekarang rusak di ujung situ sama sana," kata Fajar sambil menunjuk titik yang rusak.

"Tapi dulu itu saya ingat, waktu masih belum rusak, di sini juga kalau hujan itu airnya menggenang lama. Jadi ya aktivitas lari terganggu juga karena genangan air itu," tambahnya.

Sebagai pelari rekreasional, Fajar merasa cukup terganggu dengan kondisi ini. Ia menginginkan karpet pada trek lari di TLJ diganti secara menyeluruh.

"Saya ini kan jogging, jadi ya cukup terganggu. Tapi mungkin untuk para atlet, pelari akan lebih terganggu lagi ya dengan kondisi trek yang seperti ini," ucap Fajar.

"Pengennya ini nanti nggak cuma ditambal-tambal. Kalau bisa diperbaikinya ya dibongkar total, diganti yang baru. Biar semuanya lebih nyaman," lanjutnya.

Seorang pelari muda, Daniel Putra (15), juga merasa terganggu dengan kondisi tersebut. Menurutnya, trek lari di TLJ masih baru-baru ini mengalami kerusakan separah sekarang.

"Saya lari di sini 3-4 kali seminggu, terganggu lah keadaannya seperti ini. Ini rusak ya baru kemarin-kemarin, pas hujan terus itu," tutur Daniel sembari mengikat tali sepatu larinya.

"Susah ini kalau buat pace kecil atau interval, harus pindah-pindah jalur. Kalau pun nggak sobek, jalurnya bergelombang," sambungnya.

Daniel juga berharap ada perbaikan dari pihak terkait. Ia hanya ingin berlari dengan nyaman.




(apu/afn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork