Terungkap sudah identitas perempuan yang belakangan ini viral karena bikin lomba komentar paling rasis di media sosial. Ternyata perempuan dewasa berinisial L itu merupakan putri dari perwira di lingkungan Polda Jawa Tengah (Jateng) dan Akpol.
Disebut-sebut Anak Perwira Polrestabes Semarang
Video viral itu salah satunya diunggah akun Instagram @kasitau.info. Dalam video unggahan itu tampak seorang perempuan sedang berjoget. Lalu terdapat tulisan 'komentar paling rasis gw tf 100rb' di video itu.
Video tersebut selanjutnya memperlihatkan sejumlah komentar bernada rasis. Kemudian perempuan itu bilang, "apa-apa dikasusin, saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi dan bukan pangkat rendah."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di video itu juga tertulis takarir "anak perwira bikin lomba rasis, akui kebal hukum dari ortu berpangkat." Dalam takarir unggahan itu disebutkan bahwa perempuan tersebut merupakan anak dari perwira Polrestabes Semarang.
"Dengan modal Rp100rb, anak perwira dari Polrestabes Semarang (Jateng) ajak seluruh warga Indonesia untuk bikin komentar rasis," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Jumat (8/5/2026).
Polrestabes Semarang Buka Suara
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menepis narasi yang menyebut perempuan itu merupakan anak dari perwira Polrestabes Semarang.
"Mengenai video tersebut yang saat ini viral di media sosial, yang menyebutkan bahwa anak tersebut merupakan anak dari seorang perwira di lingkungan Polrestabes Semarang, bahwa itu tidak benar. Untuk anak yang berada di dalam video itu bukan anak dari perwira yang berdinas di Polrestabes Semarang," kata Riki saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (8/5).
Riki saat itu menyatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk mencari tahu apakah perempuan tersebut merupakan anak dari anggota kepolisian di luar Polrestabes Semarang.
Ternyata Putri Perwira Polda Jateng
Belakangan diketahui bahwa perempuan tersebut merupakan anak dari pasangan polisi berpangkat Kompol di Polda Jateng dan Akpol.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jateng telah menyelidiki konten yang dibuat perempuan bernama L itu.
"Polda Jawa Tengah, khususnya Direktorat Siber, sudah melakukan penyelidikan terhadap informasi yang ada, membenarkan bahwa hasil penyelidikan yang bersangkutan seseorang berinisial L, sudah kita mintai keterangan," kata Artanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Semarang, Senin (18/5/2026).
Artanto memastikan L bukan anak perwira Polrestabes Semarang seperti yang dinarasikan di media sosial. Dia menyebut, perempuan itu sudah dewasa, namun tidak disebutkan usia tepatnya.
"Yang bersangkutan bukan anak polisi dari Polrestabes Semarang, namun anak dari berpangkat Kompol di Polda Jawa Tengah dan juga Kompol di Akpol. (Ibu L) Pamen atau Kompol di Akpol, bapaknya Kompol di Polda Jawa Tengah" jelas Artanto.
Polisi tengah mendalami soal konten hingga motivasi L membuat lomba komentar rasis di media sosial.
"Tentunya akan didalami masalah kontennya, kemudian dari konten tersebut narasi apa yang disebutkan dan juga motivasi dan sebagainya. Ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Siber," pungkas Artanto.
